Warisan Bisnis Rachmat Gobel: Dari Panasonic hingga Politik

oleh -3 Dilihat
Warisan Bisnis Rachmat Gobel: Dari Panasonic hingga Politik

KabarDermayu.com – Dunia usaha Indonesia berduka atas berpulangnya pengusaha ternama, Rachmat Gobel. Ia menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat pagi, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di RS Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh keluarga besar almarhum. “Dengan penuh keikhlasan dan rasa duka yang mendalam, kami, keluarga besar Bpk. Rachmat Gobel menyampaikan bahwa Bpk. Rachmat Gobel telah berpulang ke rahmatullah pada hari Jumat (10/06/2026) pukul 03.20 WIB di RS. Brawijaya Tebet Jakarta Selatan,” demikian bunyi keterangan duka cita yang diunggah melalui akun Instagram resmi @rachmatgobel_rg.

Kepergian Rachmat Gobel kembali menyorot perhatian publik terhadap jejak langkah dan kerajaan bisnisnya. Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa Gobel Group, perusahaan yang dipimpinnya, tercatat mempekerjakan sekitar 18 ribu karyawan di seluruh Indonesia.

Lantas, seperti apa portofolio bisnis Rachmat Gobel yang begitu luas? Berdasarkan rangkuman dari situs resminya, Rachmat Gobel merupakan putra pertama dari Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel. Ia mengambil alih kendali bisnis keluarga pada tahun 1984 setelah ayahnya wafat.

Gobel Group sendiri membawahi beberapa unit usaha strategis, yang mencakup berbagai sektor industri.

1. Manufaktur: PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI)

Perusahaan manufaktur elektronik terkemuka ini telah berdiri sejak tahun 1970. PT. Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) memproduksi beragam peralatan rumah tangga yang sangat dibutuhkan masyarakat, mulai dari pompa air, AC, kulkas, mesin cuci, kipas angin, hingga perangkat audio dan video.

Hingga tahun 2019, perusahaan ini berhasil mencatatkan total penjualan yang mengesankan, mencapai Rp2,8 triliun. Keberadaan PMI menjadi bukti nyata komitmen Gobel Group dalam industri elektronik di tanah air.

2. Makanan dan Pelayanan: PT Gobel Dharma Sarana Karya (GDSK)

Berawal dari inisiatif murni untuk menyediakan makanan bagi para pekerja di pabriknya sendiri, PT Gobel Dharma Sarana Karya (GDSK) kini telah berkembang pesat. Perusahaan ini telah bertransformasi menjadi penyedia layanan profesional yang menawarkan berbagai layanan makanan dan perhotelan.

GDSK melayani berbagai segmen masyarakat di seluruh Indonesia, menunjukkan jangkauan dan adaptabilitas bisnisnya. Hingga tahun 2019, total penjualan GDSK mencapai Rp 611 miliar, mengukuhkan posisinya dalam industri jasa makanan dan perhotelan.

3. Kesehatan: Kaikoukai Indonesia

Didirikan pada Agustus 2013, Kaikoukai Healthcare Group telah memperoleh pengakuan global yang signifikan, terutama dalam bidang perawatan dialisis. Meskipun skala institusi medis ini terbilang relatif kecil, pihaknya meyakini memiliki keunggulan yang diakui bahkan di luar Jepang.

Pernyataan dari situs resmi mereka menegaskan visi ke depan: “Ke depan, kami bermaksud untuk secara aktif bekerja untuk meningkatkan daya saing kami tidak hanya di Jepang tetapi dengan perspektif global.” Hal ini menunjukkan ambisi Gobel Group untuk terus berekspansi dan berkontribusi di sektor kesehatan global.

4. Properti: Panasonic Homes Gobel Indonesia

Perusahaan yang didirikan pada tahun 1976 ini, sebelumnya dikenal sebagai PT Gobel Dharma Nusantara, memiliki fokus pada penjualan, distribusi, dan layanan purna jual. Produk yang ditangani meliputi berbagai lini dari Panasonic serta produk berkualitas lainnya dari Jepang.

Cakupan produknya sangat luas, mencakup peralatan listrik, elektronik, teknologi informasi medis, hingga produk yang berkaitan dengan lingkungan. Hingga tahun 2019, perusahaan ini membukukan total penjualan sebesar Rp 280 miliar, menunjukkan kontribusinya dalam sektor properti dan distribusi produk.

5. Penjualan dan Pelayanan: Gobel Dharma Nusantara

PT. Gobel Dharma Nusantara (GDNP), yang juga didirikan pada tahun 1976, memiliki lini bisnis yang serupa dengan Panasonic Homes Gobel Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang penjualan, distribusi, dan layanan purna jual untuk produk-produk Panasonic dan berbagai produk Jepang berkualitas lainnya.

Portofolio produknya mencakup sektor kelistrikan, elektronik, IT medis, hingga produk ramah lingkungan. Hingga tahun 2019, GDNP berhasil mencatat total penjualan sebesar Rp 280 miliar, menegaskan perannya dalam rantai pasok dan layanan purna jual.

Ribuan Karyawan: Pilar Gobel Group

Secara keseluruhan, Gobel Group, termasuk PT Gobel Internasional dan afiliasinya seperti PT Panasonic Gobel Indonesia, telah menjadi penyedia lapangan kerja bagi lebih dari 18 ribu karyawan. Angka yang fantastis ini tersebar di berbagai unit bisnis yang mencakup sektor elektronik, logistik, manufaktur, dan layanan ritel.

Jumlah karyawan yang besar ini mencerminkan skala operasional Gobel Group yang masif dan dampaknya yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja.

Peran di Kancah Politik

Selain kiprahnya yang gemilang di dunia bisnis, Rachmat Gobel juga pernah menjejakkan kaki di dunia politik. Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo periode pertama, ia dipercaya menjabat sebagai Menteri Perdagangan dari tahun 2014 hingga 2015.

Selama masa jabatannya, Rachmat Gobel dikenal dengan ketegasannya dalam melindungi pasar domestik. Ia juga aktif memerangi mafia impor ilegal dan mendorong standardisasi produk lokal (SNI) agar produk-produk Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Selanjutnya, ia juga sempat mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk periode 2019-2024, mewakili Partai NasDem. Jejak langkahnya di dunia politik menunjukkan dedikasi dan kepeduliannya terhadap kemajuan bangsa.