Sosok Cathlyn Yvaine Lesmana, Siswi Paskibraka Makassar yang Gagal Berangkat ke Istana Gegara Diganti

oleh -5 Dilihat
Sosok Cathlyn Yvaine Lesmana, Siswi Paskibraka Makassar yang Gagal Berangkat ke Istana Gegara Diganti

KabarDermayu.com – Nama Cathlyn Yvaine Lesmana, seorang siswi Paskibraka asal Makassar, menjadi sorotan publik setelah kisruh seleksi Paskibraka Sulawesi Selatan tahun 2026 viral di media sosial.

Cathlyn disebut-sebut gagal berangkat ke Istana Negara meskipun sebelumnya telah masuk dalam tiga besar calon delegasi nasional.

Peristiwa ini memicu kontroversi besar di kalangan masyarakat. Banyak pihak menilai Cathlyn adalah peserta yang sangat unggul, baik dari segi prestasi akademik maupun non-akademik.

Muncul pula dugaan mengenai pergantian peserta yang tidak transparan, bahkan isu diskriminasi turut menjadi perbincangan hangat.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Cathlyn Yvaine Lesmana? Berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber pada Selasa, 26 Mei 2026, berikut adalah profil lengkapnya.

Sosok Cathlyn Yvaine Lesmana

Baca juga: Timnas Indonesia Piala AFF 2026: Kata John Herdman Soal Pemain Lokal

Cathlyn Yvaine Lesmana dikenal sebagai siswi yang berprestasi dari Makassar. Berbagai unggahan di media sosial dan laporan media lokal menyebutkan bahwa ia aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan pengembangan diri sejak usia muda.

Namanya mulai mencuri perhatian publik setelah sebuah akun media sosial yang membahas isu internal seleksi Paskibraka mengungkap bahwa Cathlyn adalah kandidat kuat untuk mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional.

Banyak warganet yang terkejut ketika namanya tiba-tiba menghilang dari daftar akhir peserta yang akan berangkat ke Jakarta.

Nilai Tes yang Sangat Tinggi

Polemik semakin memanas ketika beredar informasi mengenai nilai seleksi Cathlyn yang dikabarkan sangat tinggi. Beberapa laporan media menyebutkan bahwa ia memperoleh nilai sempurna 100 untuk tes wawasan kebangsaan dan nilai 95 untuk tes intelegensi umum.

Hasil seleksi yang gemilang ini membuat banyak orang mempertanyakan alasan mengapa ia tidak lolos sebagai wakil Sulawesi Selatan ke tingkat nasional.

Bahkan, narasi di media sosial menyebutkan bahwa peserta unggulan ini “digeser” pada tahap akhir seleksi. Beberapa unggahan juga menyinggung adanya tes bahasa daerah yang kabarnya tidak tercantum dalam panduan resmi dari pusat.

Viral Akibat Isu Diganti Peserta Lain

Nama Cathlyn semakin viral setelah muncul kabar bahwa posisinya digantikan oleh peserta lain yang tidak termasuk dalam tiga besar. Salah satu isu yang santer beredar adalah ia dianggap kurang fasih berbahasa daerah, sehingga gagal terpilih sebagai delegasi nasional.

Spekulasi ini sontak memicu perdebatan sengit di dunia maya. Banyak netizen yang mempertanyakan apakah kemampuan berbahasa daerah memang menjadi kriteria penilaian resmi untuk seleksi Paskibraka tingkat nasional.

Sebagian masyarakat juga menyoroti dugaan diskriminasi karena Cathlyn diketahui memiliki keturunan Tionghoa. Perdebatan di media sosial mengenai kasus ini masih terus berlanjut.

Banyak masyarakat yang berharap agar sistem seleksi Paskibraka dapat dibuat lebih terbuka di masa mendatang, guna menghindari potensi permainan atau ketidakadilan.