Strategi TikTok: Dekatkan Budaya, Seni Klasik & Museum

oleh -5 Dilihat
Strategi TikTok: Dekatkan Budaya, Seni Klasik & Museum

KabarDermayu.com – TikTok terus berinovasi dalam menghubungkan masyarakat dengan dunia budaya, seni, dan edukasi. Platform ini tidak hanya menghidupkan kembali karya seni klasik dengan sentuhan modern, tetapi juga memfasilitasi tur virtual ke museum-museum ternama dunia melalui fitur TikTok LIVE.

Karen Kang, Culture and Education Partnerships Lead TikTok, menyatakan bahwa institusi budaya memiliki potensi besar untuk membangkitkan rasa ingin tahu. Kini, mereka memiliki kesempatan untuk menjangkau audiens yang memiliki rasa ingin tahu tersebut.

“Pertumbuhan #MuseumTok membuktikan bahwa ketika museum hadir di ruang digital tempat orang sudah aktif berinteraksi, audiens baru pun ikut terhubung,” ujar Karen dalam keterangannya pada Kamis, 21 Mei 2026.

Dalam rangka memperingati Hari Museum Internasional yang jatuh pada 18 Mei, TikTok berkolaborasi dengan berbagai institusi dan kreator terkemuka. Rangkaian program yang dihadirkan mencakup inisiatif baru dari TikTok LIVE, laporan mengenai museum, serta berbagai program edukasi menarik lainnya.

Selama setahun terakhir, banyak museum ternama yang telah memanfaatkan TikTok LIVE untuk berinteraksi dengan audiens. Cara ini terbukti efektif dalam membangkitkan kembali minat terhadap sejarah dan karya seni yang populer.

Sebagai contoh, pada Maret lalu, The Metropolitan Museum of Art di New York City menyelenggarakan tur LIVE selama tiga hari yang dipandu oleh kreator dan kurator. Sementara itu, Grand Egyptian Museum di Giza, Mesir, berhasil mengubah acara budaya nasional menjadi momen global dengan menyiarkan seremoni pembukaan museum secara langsung pada November lalu.

Baca juga: Jumlah Pengungsi Tibet Menurun Tajam Akibat Tekanan China

Kedua sesi siaran langsung tersebut berhasil menjangkau hampir lima juta penonton di seluruh dunia. Hal ini menunjukkan kemampuan TikTok LIVE dalam memperluas akses masyarakat terhadap institusi budaya dan konten edukatif.

Baru-baru ini, TikTok meluncurkan program global terbaru mereka, “Comes Alive”. Program ini dirancang untuk memberikan akses sepanjang tahun kepada pengguna untuk menikmati beragam konten LIVE, mulai dari edukasi, kuliner, wisata, hingga topik menarik lainnya.

Program “Comes Alive” dimulai pada 18 Mei dengan “Museums Come Alive”. Rangkaian siaran resmi TikTok LIVE ini berkolaborasi dengan berbagai museum di seluruh dunia. Tujuannya adalah untuk memberikan penonton akses eksklusif di balik layar berbagai institusi budaya ternama.

“Pada Hari Museum Internasional ini, kemitraan kami yang semakin erat dengan museum di seluruh dunia mencerminkan komitmen TikTok untuk membuat partisipasi budaya dapat diakses siapa pun, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian “Museums Come Alive”, TikTok LIVE menggelar sejumlah tur museum virtual eksklusif dari 18 hingga 20 Mei. Tur ini melibatkan institusi budaya dan kreator dari berbagai negara, antara lain:

  • Almaty Museum of Arts melalui akun @almatymuseumofarts, bersama kreator @nurzhan_cello. Mereka menampilkan tur eksklusif ke museum seni modern dan kontemporer privat pertama dan terbesar di Almaty, Kazakhstan.
  • National Museum of Kazakhstan melalui akun @nationalmuseumkz, bersama kreator @zhuldyz_rakhmet. Mereka menyajikan tur selama dua jam yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan dan Informasi Republik Kazakhstan.