KabarDermayu.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau TelkomGroup telah resmi menerbitkan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report/SR) 2025. Laporan ini menegaskan kembali komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) ke dalam strategi bisnis dan transformasi perusahaan.
Penerbitan laporan ini mencerminkan langkah nyata TelkomGroup dalam membangun fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan di tengah dinamika industri digital yang terus berkembang pesat.
Seiring dengan percepatan transformasi digital, ekspektasi pemangku kepentingan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab juga meningkat. Perusahaan tidak hanya dituntut untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan keberlanjutan operasional.
Selain itu, perusahaan juga dituntut untuk memperhatikan pengelolaan lingkungan, penguatan tata kelola, serta pemberian nilai tambah bagi masyarakat. Semua aspek ini menjadi krusial dalam lanskap bisnis modern.
Melalui Sustainability Report 2025, TelkomGroup memaparkan berbagai pencapaian dan inisiatif strategis. Inisiatif-inisiatif ini sejalan dengan agenda transformasi perusahaan yang dikenal sebagai TLKM 30.
Agenda transformasi tersebut mencakup peningkatan keunggulan operasional (operational excellence), penyederhanaan portofolio bisnis (business streamlining), dan monetisasi aset digital. Transformasi ini juga mencakup pergeseran menuju model strategic holding company yang lebih adaptif dan kompetitif.
Vice President Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, memberikan penegasan penting. Ia menyatakan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pertumbuhan perusahaan.
Integrasi keberlanjutan dalam transformasi bisnis TelkomGroup bertujuan untuk memastikan perusahaan mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Hal ini juga sekaligus memperkuat ketahanan bisnis di tengah perubahan lanskap industri yang semakin dinamis.
“Bagi TelkomGroup, sustainability bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di era digital,” ujar Gunawan Wasisto.
ESG sebagai Fondasi Transformasi dan Pertumbuhan
Dalam Sustainability Report 2025, implementasi prinsip ESG TelkomGroup dijalankan melalui tiga pilar utama. Ketiga pilar tersebut adalah Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business.
Ketiga pilar ini menjadi landasan utama perusahaan dalam menciptakan nilai ekonomi. Secara bersamaan, pilar-pilar tersebut juga bertujuan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas.
Save Our Planet: Mendorong Transisi Rendah Karbon dan Operasional Berkelanjutan
Melalui pilar Save Our Planet, TelkomGroup terus memperkuat berbagai inisiatif. Upaya ini bertujuan untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon secara lebih efektif.
Berbagai upaya konkret dilakukan melalui pengelolaan emisi gas rumah kaca. Selain itu, peningkatan efisiensi energi dan optimalisasi penggunaan sumber daya juga menjadi fokus utama.
Pengembangan infrastruktur digital yang lebih ramah lingkungan, termasuk konsep green data center, juga terus dilakukan. Hal ini menunjukkan komitmen TelkomGroup terhadap lingkungan.
Sebagai perusahaan digital telekomunikasi, Telkom menyadari bahwa kebutuhan energi akan terus meningkat. Peningkatan ini sejalan dengan pertumbuhan layanan digital dan teknologi berbasis data.
Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi operasionalnya. Hal ini juga sejalan dengan dukungan terhadap target keberlanjutan nasional maupun global.
Salah satu pencapaian penting yang diungkapkan dalam Sustainability Report 2025 adalah peluncuran Climate Transition Plan. Ini merupakan inisiatif pertama perusahaan dalam bidang ini.
Inisiatif ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat kesiapan perusahaan menghadapi tantangan perubahan iklim. Ini juga menjadi langkah dalam mengintegrasikan pengelolaan risiko iklim ke dalam perencanaan bisnis jangka panjang.
Empower Our People: Mengembangkan Talenta Digital dan Budaya Inklusif
Melalui pilar Empower Our People, TelkomGroup terus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia. Hal ini dianggap sebagai faktor utama kesuksesan transformasi perusahaan.
Hingga tahun 2025, sekitar 21% posisi manajerial di TelkomGroup ditempati oleh perempuan. Angka ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong keberagaman dan kepemimpinan yang inklusif.
Selain itu, lebih dari 20,2% talenta perusahaan telah berada dalam kategori digital talent. Ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri digital masa depan.
Komitmen TelkomGroup juga tercermin melalui upaya memperkuat hubungan dengan pelanggan. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan Net Promoter Score (NPS).
NPS yang diperoleh mencapai predikat “Excellent”, yang mencerminkan tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang semakin baik. Ini adalah indikator positif bagi perusahaan.
Di sisi pemberdayaan ekonomi masyarakat, TelkomGroup terus mendorong penguatan ekosistem digital. Hal ini dilakukan melalui berbagai program pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2025, sekitar 12,6% UMKM binaan berhasil naik kelas. Mereka berhasil meningkatkan kemandirian bisnisnya melalui pemanfaatan teknologi digital dan pendampingan yang berkelanjutan.
Elevate Our Business: Memperkuat Tata Kelola dan Ketahanan Bisnis Digital
Pada pilar Elevate Our Business, TelkomGroup terus memperkuat tata kelola perusahaan. Penguatan ini mencakup manajemen risiko dan kepatuhan terhadap regulasi yang semakin kompleks di era digital.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan pada tahun 2025 adalah pembentukan Direktorat Legal & Compliance. Pembentukan ini merupakan bagian dari penguatan fungsi kepatuhan dan tata kelola perusahaan.
Kehadiran direktorat ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko. Selain itu, juga meningkatkan kepatuhan regulasi, perlindungan data, serta keamanan informasi yang menjadi aspek krusial dalam industri digital.
Selain itu, Telkom terus memperkuat perannya sebagai enabler ekosistem digital nasional. Hal ini dilakukan melalui pengembangan berbagai infrastruktur strategis.
Infrastruktur tersebut meliputi data center, jaringan fiber optik, menara telekomunikasi, serta konektivitas internasional. Semua ini mendukung ekosistem digital Indonesia.
Upaya-upaya ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab kebutuhan yang terus meningkat. Kebutuhan tersebut mencakup layanan digital, cloud computing, big data, dan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI).
Dengan penguatan infrastruktur digital, pengembangan talenta, tata kelola perusahaan yang semakin solid, serta implementasi strategi transisi rendah karbon, Telkom terus melangkah. Tujuannya adalah mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi digital Indonesia. (LAN)





