KabarDermayu.com – Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih dengan tegas membantah adanya informasi mengenai penyerangan terhadap Koramil Dekai di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang dikaitkan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, menyatakan bahwa tidak ada insiden penyerangan ke Koramil Dekai maupun jatuhnya korban prajurit TNI akibat serangan tersebut.
“Yang pasti tidak ada penyerangan ke Koramil Dekai, termasuk prajurit yang gugur,” tegas Kolonel Inf Tri Purwanto pada Rabu, 29 April 2026.
Baca juga di sini: ETLE Bakal Lebih Canggih dengan Drone dan Alat 3D
Menurutnya, berita yang beredar mengenai KKB menyerang Koramil Dekai hingga menyebabkan gugurnya seorang prajurit TNI adalah tidak benar alias hoax.
Narasi yang disebarkan oleh KKB tersebut dinyatakan keliru dan diharapkan masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu yang disengaja untuk menimbulkan keresahan.
Sementara itu, Kodam XVII/Cenderawasih menerima laporan mengenai aksi penembakan yang dilakukan KKB terhadap warga sipil di wilayah tersebut, yang mengakibatkan tiga orang terluka.
Insiden penembakan terhadap warga sipil ini tercatat terjadi pada hari Senin, 27 April 2026, di mana satu warga dilaporkan tertembak.
Kemudian, pada hari Selasa, 28 April 2026, dua orang warga lainnya dilaporkan terluka akibat aksi serupa.
Kolonel Inf Tri Purwanto menambahkan bahwa situasi di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, pada hari Rabu, 29 April 2026, terpantau relatif aman dan kondusif.
Secara terpisah, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Yahukimo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Zeth Salino, juga mengonfirmasi adanya penyebaran informasi yang tidak benar di tengah masyarakat.
“Masyarakat diharapkan untuk tidak mudah mempercayai informasi yang sengaja disebar untuk membuat resah di tengah masyarakat,” imbau AKBP Zeth Salino.





