Venezuela Konfirmasi Kematian Pemimpin Kriminal Tren de Aragua

oleh -4 Dilihat
Venezuela Konfirmasi Kematian Pemimpin Kriminal Tren de Aragua

KabarDermayu.com – Pemerintah Venezuela secara resmi mengonfirmasi kabar tewasnya Hector Rusthenford Guerrero Flores, pemimpin kelompok kriminal Tren de Aragua. Konfirmasi ini menyusul pengumuman sebelumnya dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai operasi gabungan yang melibatkan otoritas kedua negara.

Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela menyatakan bahwa Guerrero Flores, yang dikenal luas dengan julukan “Nino Guerrero”, berhasil dilumpuhkan. Operasi penangkapan ini dilakukan di wilayah pedesaan negara bagian Bolivar, Venezuela, dan menargetkan secara spesifik kelompok kriminal yang dipimpinnya.

Menurut keterangan pihak berwenang, bentrokan sempat terjadi antara aparat dengan anggota kelompok kriminal tersebut selama berlangsungnya operasi. Misi penegakan hukum ini dilaporkan berjalan lancar berkat dukungan teknologi canggih, pertukaran informasi intelijen yang efektif, serta mekanisme kerja sama yang solid antara Venezuela dan Amerika Serikat.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump telah mengumumkan bahwa Guerrero Flores tewas dalam sebuah operasi yang mendapat dukungan penuh dari otoritas Venezuela. Pengumuman ini menegaskan sinergi antara kedua negara dalam memberantas kejahatan terorganisasi.

Tren de Aragua sendiri merupakan organisasi kriminal yang berasal dari Venezuela. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok ini telah memperluas jangkauan operasinya hingga ke berbagai negara di kawasan Amerika Latin. Kelompok ini terindikasi kuat terlibat dalam berbagai aktivitas ilegal, termasuk perdagangan manusia, peredaran narkotika, praktik pemerasan, hingga pembunuhan.

Amerika Serikat telah mengambil langkah tegas dengan menetapkan Tren de Aragua sebagai organisasi teroris asing pada tahun 2025. Penetapan ini menunjukkan keseriusan AS dalam memerangi jaringan kejahatan transnasional yang dianggap mengancam keamanan regional.

Guerrero Flores sendiri telah didakwa oleh pengadilan federal di New York pada Desember tahun sebelumnya. Ia menghadapi berbagai tuduhan serius, termasuk kejahatan terorganisasi dan memberikan dukungan material untuk kegiatan terorisme. Dakwaan ini mencerminkan skala dan dampak dari kegiatan kriminal yang dikoordinasikan olehnya.

Berdasarkan laporan media, Guerrero Flores lahir pada tahun 1983 di Kota Maracay, negara bagian Aragua, Venezuela. Jejaknya dalam catatan kepolisian mulai muncul pada awal tahun 2000-an. Pada tahun 2005, ia sempat dituduh terlibat dalam kasus pembunuhan seorang anggota kepolisian, menandai awal mula keterlibatannya dalam dunia kriminal.

Pada tahun 2010, ia berhasil ditangkap atas sejumlah tuduhan, termasuk pembunuhan, perdagangan narkotika, dan pemerasan. Namun, takdir berkata lain, Guerrero Flores berhasil melarikan diri dari penjara pada tahun 2012, hanya berselang dua tahun setelah penangkapannya.

Setelah berhasil ditangkap kembali setahun kemudian, ia dipindahkan ke Penjara Tocoron. Di dalam lembaga pemasyarakatan ini, pengaruhnya justru semakin besar. Ia berhasil membangun kekuasaannya hingga menjadi seorang “pran”, sebuah istilah di Venezuela yang merujuk pada pemimpin geng penjara yang memiliki kekuasaan absolut.

Jaksa Amerika Serikat menuduh Guerrero Flores memimpin jaringan kriminal lintas negara selama lebih dari satu dekade. Jaringan ini beroperasi di berbagai negara seperti Kolombia, Peru, Chile, Ekuador, Brasil, dan Panama. Di bawah kepemimpinannya, Tren de Aragua berhasil berkembang menjadi salah satu organisasi kriminal transnasional yang paling dikenal dan ditakuti di Amerika Latin.