Wakil Kepala BGN Luruskan Isu, Muncul dengan Pernyataan Ini

oleh -4 Dilihat
Wakil Kepala BGN Luruskan Isu, Muncul dengan Pernyataan Ini

KabarDermayu.com – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang juga seorang purnawirawan jenderal polisi, Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya, akhirnya angkat bicara mengenai isu yang beredar tentang dirinya yang diduga terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Kabar ini sebelumnya telah menyebar luas melalui grup-grup percakapan WhatsApp (WAG) dan menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik.

Namun, Sony dengan tegas membantah seluruh isu tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya masih aktif menjalankan tugasnya sehari-hari seperti biasa. Bantahan ini disampaikan langsung oleh Sony saat ia berada di Markas Besar (Mabes) Polri, tepatnya di Bareskrim Polri.

Kunjungan Sony ke Bareskrim Polri pada Senin, 25 Mei 2026, itu berkaitan dengan agenda koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Monitoring dan Evaluasi Badan Gizi Nasional (MBG) Polri. Koordinasi tersebut membahas mengenai kasus dugaan jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Saya responsnya hari ini ada di sini bicara dengan rekan-rekan,” ujar Sony, menjelaskan kehadirannya di Bareskrim Polri. Pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi langsung dari Sony mengenai rumor yang beredar.

Isu mengenai Wakil Kepala BGN yang terkena OTT ini mulai ramai diperbincangkan sejak Kamis malam, 21 Mei 2026. Informasi tersebut menyebar dengan sangat cepat melalui aplikasi pesan instan WhatsApp, menjadikannya topik hangat yang dibicarakan oleh banyak orang.

Tidak hanya Sony Sanjaya yang memberikan bantahan, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, juga turut memastikan bahwa tidak ada operasi tangkap tangan yang melibatkan Wakil Kepala BGN. Ia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.

“Gak ada,” tegas Anang Supriatna saat dikonfirmasi mengenai isu OTT tersebut. Pernyataan ini semakin memperkuat bantahan yang telah disampaikan oleh Sony Sanjaya.

Selain itu, hingga berita ini diturunkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga belum mengeluarkan pernyataan resmi maupun informasi apa pun terkait penanganan kasus korupsi yang dikabarkan menyeret Wakil Kepala BGN. Hal ini semakin menegaskan bahwa isu OTT yang sempat viral tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.

Baca juga: Rusia & Senjata Non-Militer: Kunci Ketergantungan Afrika

Sebelumnya, terkait dengan pembenahan di lingkungan BGN, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa penghentian sementara operasional sebanyak 1.152 dapur MBG masih terus dilakukan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pembenahan menyeluruh untuk memastikan kualitas layanan yang diberikan sesuai dengan Standar Nasional.