KabarDermayu.com – Kedatangan Xabi Alonso sebagai manajer baru Chelsea diprediksi akan membawa gelombang perubahan signifikan di Stamford Bridge. Sebelum merancang skuad impiannya, The Blues diwajibkan untuk melepas sejumlah pemain yang dinilai tidak lagi sesuai dengan rencana jangka panjang tim.
Alonso secara resmi telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan Chelsea, dan dijadwalkan akan memulai tugasnya pada 1 Juli mendatang. Mantan pelatih Real Madrid ini datang dengan misi ambisius untuk menanamkan budaya baru dan mengembalikan kejayaan Chelsea di kancah sepak bola.
“Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia, dan saya merasa sangat bangga dapat mengambil peran sebagai manajer di sini,” ujar Alonso dalam sebuah pernyataan.
Ia menambahkan, “Melalui diskusi mendalam dengan para pemilik dan jajaran direksi olahraga klub, kami memiliki visi yang sama. Tujuan kami adalah membangun tim yang mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi dan meraih berbagai gelar juara.”
Baca juga: Tetap Dituntut 5 Tahun, Penyesalan Noel Ebenezer Tak Luluhkan Jaksa KPK
Meskipun mengakui bahwa skuad Chelsea saat ini dipenuhi oleh talenta muda yang menjanjikan, Alonso menyadari bahwa perombakan besar-besaran tetap diperlukan. Oleh karena itu, bursa transfer musim panas ini diperkirakan akan menjadi periode “pembersihan” besar-besaran bagi The Blues.
Beberapa nama pemain bahkan sudah mulai dikaitkan dengan potensi kepindahan dari Stamford Bridge.
Di posisi penjaga gawang, Filip Jorgensen dikabarkan kesulitan memenuhi ekspektasi yang diharapkan sejak didatangkan dari Villarreal CF. Minimnya kesempatan bermain yang ia dapatkan membuat masa depannya di klub mulai dipertanyakan.
Sektor pertahanan juga diprediksi akan mengalami perubahan yang cukup drastis. Wesley Fofana, yang sempat digadang-gadang akan menjadi pilar utama lini belakang, justru belum mampu menampilkan performa yang konsisten pasca pulih dari cedera.
Nasib serupa juga mungkin menimpa Malo Gusto, Tosin Adarabioyo, dan Benoît Badiashile, yang dinilai belum mampu memberikan stabilitas yang dibutuhkan di lini pertahanan Chelsea.
Sementara itu, di lini serang, nama Alejandro Garnacho turut menjadi sorotan. Meskipun memiliki potensi yang besar, pemain sayap asal Argentina ini dinilai belum menunjukkan ketajaman yang cukup di area sepertiga akhir lapangan.
Chelsea juga dikabarkan siap untuk melepas Liam Delap, yang menjalani musim debut yang sulit bersama klub asal London tersebut. Penyerang muda ini dinilai belum sepenuhnya cocok dengan gaya permainan Chelsea yang cenderung mengutamakan penguasaan bola.
Selain itu, ada kemungkinan Marc Guiu akan kembali dipinjamkan ke klub lain demi mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak dan mengembangkan potensinya.
Tidak hanya pemain yang ada di dalam skuad, beberapa pemain yang saat ini sedang dipinjamkan juga berpotensi dicoret dari rencana jangka panjang Alonso. Axel Disasi, David Datro Fofana, dan Tyrique George disebut memiliki peluang kecil untuk kembali mendapatkan tempat di tim utama.
Langkah “cuci gudang” ini dianggap krusial agar Alonso dapat membentuk tim yang lebih seimbang, sesuai dengan filosofi permainan yang ingin ia terapkan. Selain membuka ruang di dalam tim, penjualan pemain juga diharapkan dapat memberikan tambahan dana segar bagi Chelsea untuk berinvestasi dalam mendatangkan amunisi baru di musim mendatang.





