Zdrink Minuman Cokelat Instan Kakao Lampung: LinkUMKM BRI

oleh -7 Dilihat
Zdrink Minuman Cokelat Instan Kakao Lampung: LinkUMKM BRI

KabarDermayu.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berkomitmen memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pendampingan dan peningkatan kapasitas usaha. Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaatnya adalah Zdrink, sebuah usaha minuman yang berbasis di Jakarta Barat.

Zdrink berhasil mengembangkan minuman cokelat instan yang menggunakan kakao berkualitas khas Lampung. Keberhasilan ini merupakan buah dari dukungan program LinkUMKM yang digagas oleh BRI.

Didirikan pada tahun 2022, Zdrink awalnya dikenal dengan berbagai menu minuman seperti Chocolate, Cappuccino, Taro, Avocado, dan Oreo. Di antara berbagai pilihan rasa tersebut, Chocolate dan Cappuccino menjadi menu favorit pelanggan.

Selain menawarkan minuman siap seduh yang praktis, Zdrink juga memproduksi bubuk minuman kemasan. Produk ini dipasarkan baik secara daring maupun luring.

Pendiri Zdrink, Redi Noverindo, mengungkapkan bahwa ide bisnis ini berawal dari pengalaman sederhana di lingkungan sekolah anaknya. Pengalaman tersebut kemudian berkembang menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan.

“Awal mula usaha pada 10 Maret 2022 ketika saya sudah tidak bekerja lagi. Usaha ini berawal dari kebiasaan anak yang sering membeli minuman cokelat, stroberi, dan berbagai minuman lainnya di sekolah. Dari situ saya mulai berpikir untuk menjual minuman dengan varian rasa seperti cokelat, oreo, taro, avocado, dan lainnya,” jelas Redi.

“Akhirnya terbentuklah Zdrink dengan lapak pertama di depan SD Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Seiring proses tersebut, Zdrink juga mulai memproduksi bubuk cokelat dalam kemasan yang kini dipasarkan secara online maupun offline,” tambahnya.

Baca juga: Pasangan Pemilik WO Marwah di Jaktim Ditahan Polisi Akibat Penipuan Calon Pengantin

Untuk mendukung pengembangan usahanya, Zdrink memanfaatkan ekosistem pemberdayaan yang disediakan oleh BRI melalui LinkUMKM. Program pelatihan seperti BRIncubator juga turut diikuti.

Informasi mengenai program pemberdayaan ini diperoleh Zdrink melalui media sosial Instagram. Keaktifan dalam mengikuti program-program tersebut membantu Zdrink dalam menambah wawasan bisnis dan pengembangan usaha.

Pengalaman mengikuti berbagai program pendampingan ini terbukti membantu Zdrink untuk semakin dikenal oleh masyarakat luas. Redi Noverindo menekankan betapa berharganya pelatihan yang diberikan.

“Selama ini proses pelatihan seperti BRIncubator sangat membantu, terutama dalam pemasaran melalui event, bazar, maupun pemasaran online,” ungkapnya.

Dalam operasional sehari-hari, Zdrink juga mengandalkan layanan perbankan BRI. Penggunaan QRIS BRI mempermudah proses transaksi dan pencatatan penjualan menjadi lebih akurat.

Seiring dengan perkembangan usahanya, Zdrink terus berupaya memperluas jangkauan pasar. Pemasaran dilakukan melalui gerai fisik, marketplace, serta partisipasi dalam bazar dan pameran UMKM.

Meskipun demikian, Zdrink juga menghadapi tantangan, salah satunya adalah ketika belum berhasil lolos dalam proses kurasi produk pada beberapa kegiatan UMKM. Pengalaman ini justru menjadi motivasi bagi Zdrink untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasarnya.

Hingga akhir April 2026, LinkUMKM telah berhasil menjangkau lebih dari 16,46 juta UMKM. Platform ini menjadi sarana pendampingan usaha daring yang mencakup peningkatan kapasitas, perluasan pasar, hingga percepatan proses naik kelas.

LinkUMKM menawarkan enam fitur utama yang terintegrasi, yaitu UMKM Smart, Rumah BUMN, Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Coaching Clinic. Selain itu, tersedia juga layanan lain seperti registrasi NIB dan lebih dari 840 modul pembelajaran.

Modul-modul pembelajaran tersebut dirancang untuk memperkuat soft skills dan hard skills para pelaku usaha. Dukungan komprehensif ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengapresiasi perkembangan usaha seperti Zdrink. Ia menyoroti bagaimana ide sederhana dapat bertransformasi menjadi bisnis dengan karakter produk yang kuat.

“Zdrink menunjukkan bahwa ide sederhana dapat berkembang menjadi peluang usaha dengan karakter rasa yang kuat. Konsistensi dalam menjaga cita rasa cokelat serta kemampuan beradaptasi melalui pemasaran digital menjadi modal penting agar UMKM dapat terus berkembang di tengah persaingan pasar,” ujar Dhanny.

Dhanny menambahkan bahwa melalui LinkUMKM, BRI akan terus memberikan dukungan pembelajaran dan pendampingan. Tujuannya adalah agar semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh dan memperluas usahanya secara berkelanjutan.

“Melalui LinkUMKM, BRI akan terus menghadirkan dukungan pembelajaran dan pendampingan agar semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh dan memperluas usahanya secara berkelanjutan,” pungkasnya. (LAN)