Penangkapan Sertu MRR Setelah Menembak Rekannya Hingga Tewas di Kafe Palembang

oleh -5 Dilihat
Penangkapan Sertu MRR Setelah Menembak Rekannya Hingga Tewas di Kafe Palembang

KabarDermayu.com – Jajaran Polisi Militer Kodam II/Sriwijaya berhasil mengungkap kasus penembakan yang menyebabkan seorang prajurit TNI AD meninggal dunia di sebuah tempat hiburan malam di Palembang, Sumatera Selatan.

Penangkapan terduga pelaku dan pihak yang diduga menyembunyikan senjata api rakitan dilakukan kurang dari 24 jam setelah insiden tragis tersebut terjadi.

Korban yang tewas adalah Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa, anggota Denkesyah Palembang Kesdam II/Sriwijaya. Peristiwa nahas ini terjadi di Pan Head Cafe, Jalan Letjen H Alamsyah Ratu Prawiranegara, Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, pada Sabtu dini hari, 16 Mei 2026.

Dugaan kuat mengarah pada Sertu MRR sebagai pelaku penembakan. Selain itu, seorang warga sipil berinisial DS juga diduga terlibat dalam upaya penyembunyian senjata api rakitan yang digunakan dalam kejadian tersebut.

Menurut Kepala Dinas Penerangan AD, Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono, insiden ini bermula dari cekcok antara korban dan pelaku di tempat hiburan malam yang sama. Perkelahian tersebut dipicu oleh persoalan pribadi sekitar pukul 02.30 WIB.

Dalam situasi yang memanas, Sertu MRR diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan ke arah Pratu Ferischal. Korban segera dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan perawatan medis.

Sayangnya, nyawa Pratu Ferischal tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03.45 WIB. Pomdam II/Sriwijaya segera melakukan penyelidikan mendalam, termasuk olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, dan pengamanan rekaman CCTV.

Sebanyak 21 saksi telah dimintai keterangan dalam proses investigasi kasus ini. Hasil autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara menunjukkan bahwa korban meninggal akibat luka tembak pada perut kanan bawah yang menembus organ vital seperti hati dan paru-paru kiri, menyebabkan pendarahan hebat.

Proyektil peluru berhasil dikeluarkan dari tubuh korban dan kini sedang menunggu hasil uji balistik dari Bidlabfor Polda Sumatera Selatan.

Senjata api rakitan jenis korek api yang diduga digunakan pelaku ditemukan di kediaman DS di kawasan Kelurahan Srimulya, Sematang Borang, Palembang pada Sabtu malam sekitar pukul 20.15 WIB.

Sertu MRR berhasil diamankan oleh petugas saat berada di area parkir RS Bhayangkara Palembang. Saat ini, pelaku bersama sejumlah saksi masih menjalani pemeriksaan intensif di Madenpom II/4 Palembang.

Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan seluruh jajaran intelijen dan Polisi Militer untuk mengusut tuntas kasus ini. Kodam II/Sriwijaya juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap prajurit yang terbukti melanggar hukum sesuai dengan aturan yang berlaku, serta memastikan proses hukum berjalan secara transparan.

Sementara itu, upacara pemakaman militer untuk almarhum Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dilaksanakan pada Sabtu sore, pukul 17.45 WIB, di TPU Sematang Borang, Palembang.

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota TNI berinisial Pratu F tewas diduga ditembak oleh sesama rekannya berinisial Serda R di sebuah kafe di Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu dini hari, 16 Mei 2026.

Peristiwa ini bermula dari keributan yang dipicu oleh senggolan saat keduanya sedang joget di tempat hiburan malam tersebut. Keributan tersebut kemudian berujung pada perkelahian.

Dalam situasi tersebut, pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Korban sempat dibawa ke RS Permata Palembang, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Korban diketahui mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kanan.

Baca juga: Pelatih Persib Bandung Ungkap Rahasia Kemenangan atas PSM Makassar

Setelah kejadian, tim identifikasi Polrestabes Palembang berkoordinasi dengan Detasemen Polisi Militer (Denpom) II/4 Palembang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi.