Harga Emas Hari Ini: Antam Turun, Pasar Dunia Anjlok

oleh -7 Dilihat
Harga Emas Hari Ini: Antam Turun, Pasar Dunia Anjlok

KabarDermayu.com – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Senin, 18 Mei 2026. Harga emas batangan Antam dibanderol sebesar Rp 2.764.000 per gram, yang berarti merosot Rp 5.000 per gram dibandingkan dengan harga kemarin.

Berdasarkan data dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pembelian kembali atau buyback emas ditetapkan pada angka Rp 2.569.000 per gram. Perlu dicatat bahwa harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu.

Untuk ukuran emas yang berbeda, harga jual bervariasi. Emas lima gram dijual seharga Rp 13.595 juta, 10 gram senilai Rp 27.13 juta, 25 gram seharga Rp 67,712 juta, dan 50 gram dibanderol Rp 135,345 juta.

Baca juga: Menkominfo Pastikan Data Kependudukan RI Aman, Tak Diserahkan ke AS

Selanjutnya, emas dengan ukuran 100 gram dijual seharga Rp 270.612 juta, 250 gram mencapai Rp 676.265 juta, dan untuk ukuran 500 gram, harganya adalah Rp 1.352.320 juta.

Adapun varian ukuran emas terkecil dan terbesar yang ditawarkan Antam pada hari ini adalah 0,5 gram yang dihargai Rp 1,434,5 juta. Sementara itu, emas dengan ukuran 1.000 gram dijual senilai Rp 2,709,6 miliar.

Penting untuk diingat bahwa harga penjualan emas batangan Antam ini belum termasuk pajak. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan emas dikenakan potongan pajak.

Untuk penjualan kembali emas batangan kepada PT Antam Tbk dengan nilai transaksi di atas Rp 10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran PPh 22 adalah sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. PPh 22 ini akan dipotong langsung dari total nilai transaksi buyback.

Emas Global Terjun Bebas

Sementara itu, kondisi pasar emas di tingkat global menunjukkan tren penurunan yang signifikan pada perdagangan pagi ini. Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah telah mendorong kenaikan harga minyak mentah.

Kenaikan harga minyak ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya inflasi yang lebih luas. Hal tersebut juga berkontribusi pada meluasnya ekspektasi bahwa bank sentral akan mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga acuan.

Menurut laporan dari The Economic Times, harga emas di pasar spot internasional tercatat turun sebesar 1,1 persen, berada di level US$4.488,99 per ons. Di sisi lain, emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman bulan Juni juga mengalami penurunan sebesar 1,5 persen.