KabarDermayu.com – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini, Jumat, 15 Mei 2026, tercatat mengalami penurunan. Emas Antam dijual seharga Rp 2.819.000 per gram, yang berarti turun Rp 20.000 per gram dibandingkan dengan perdagangan kemarin.
Berdasarkan data dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pembelian kembali atau buyback emas ditetapkan pada angka Rp 2.656.000 per gram. Perlu diingat bahwa harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu.
Untuk berbagai ukuran emas batangan yang ditawarkan, harga lima gram dibanderol Rp 13.870.000, sepuluh gram seharga Rp 27.685.000, dua puluh lima gram senilai Rp 69.087.000, dan lima puluh gram seharga Rp 138.095.000.
Selanjutnya, untuk emas berukuran 100 gram, harganya adalah Rp 276.112.000, emas 250 gram dijual seharga Rp 690.015.000, dan emas 500 gram dibanderol Rp 1.379.820.000.
Ukuran emas terkecil yang dijual Antam hari ini adalah 0,5 gram dengan harga Rp 1.459.500, sementara ukuran terbesar adalah 1.000 gram yang dijual senilai Rp 2.759.600.000.
Perlu diperhatikan bahwa harga penjualan emas batangan Antam ini belum termasuk pajak. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi penjualan emas dikenakan potongan pajak.
Untuk transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai lebih dari Rp 10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sementara itu, bagi yang tidak memiliki NPWP, dikenakan tarif 3 persen. PPh Pasal 22 ini akan dipotong langsung dari total nilai transaksi buyback.
Emas Global Terjun Bebas
Sementara itu, harga emas di pasar global mengalami penurunan signifikan pada perdagangan pagi ini. Kenaikan harga energi global memicu kekhawatiran akan inflasi yang berkelanjutan dan potensi suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Berdasarkan laporan dari The Economic Times, harga emas di pasar spot internasional tercatat turun 0,6 persen menjadi US$4.619,49 per ons. Kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Juni juga mengalami penurunan sebesar 1,3 persen, menjadi US$4.625,7 per ons.
Baca juga: PKB Luncurkan Gerakan Nasional Anti Kekerasan Seksual, Prioritaskan Keamanan Pesantren
Penurunan harga emas global ini menunjukkan adanya sentimen negatif di pasar keuangan, yang dipicu oleh isu-isu makroekonomi seperti inflasi dan kebijakan moneter.





