Prabowo Bilang Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Purbaya: Menghibur

oleh -6 Dilihat
Prabowo Bilang Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Purbaya: Menghibur

KabarDermayu.com – Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan tanggapan mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut masyarakat di desa tidak bertransaksi menggunakan dolar Amerika Serikat. Menurut Purbaya, ucapan tersebut dimaksudkan untuk menghibur masyarakat desa.

Purbaya menjelaskan bahwa ia melihat konteks pernyataan Presiden Prabowo saat itu di pedesaan. Ia berpandangan bahwa tidak ada masalah dengan pernyataan tersebut yang ditujukan untuk menghibur.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa pernyataan Presiden Prabowo tidak bisa diartikan sebagai ketidakpahaman beliau terhadap persoalan nilai tukar rupiah atau kondisi ekonomi global.

Ia menekankan bahwa Presiden berbicara dalam konteks pedesaan dan untuk audiens di sana. Hal ini bukan berarti Presiden tidak memahami rupiah atau ekonomi global, karena Purbaya mengakui kehebatan Presiden dalam bidang tersebut.

Baca juga: Mendagri Tito: Perkuat Pendekatan Lunak untuk Cegah Ekstremisme dan Terorisme

Ketika ditanya mengenai dampak penguatan dolar terhadap masyarakat desa, Purbaya menyinggung konsep inflasi impor. Ia berpendapat bahwa inflasi impor belum tentu berdampak langsung dan signifikan pada masyarakat tingkat bawah.

Purbaya mempertanyakan seberapa banyak masyarakat desa yang memahami konsep inflasi impor jika dijelaskan. Ia berargumen bahwa secara teori, inflasi impor tidak terlalu berpengaruh besar.

Ia menambahkan bahwa pengaruh inflasi impor masih menjadi perdebatan di kalangan akademisi. Bahkan, beberapa literatur ekonomi menunjukkan keraguan mengenai keberadaan inflasi impor.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah angkat bicara mengenai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Prabowo meyakinkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia tetap aman.

Prabowo menyatakan heran dengan adanya anggapan bahwa Indonesia akan mengalami keruntuhan ekonomi.

“Sekarang ada yang selalu entah apa, saya gak mengerti, sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos akan apa, ya kan rupiah begini, rupiah begini dolar begini,” ujar Prabowo saat peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Sabtu, 16 Mei 2026.

Presiden kemudian mengatakan bahwa masyarakat di desa tidak menggunakan dolar. Oleh karena itu, ia memastikan kondisi Indonesia dalam keadaan baik.

“Orang, rakyat di desa nggak pake dolar kok, ya kan pangan aman energi aman ya banyak negara panik, Indonesia masih oke,” tegasnya.

Prabowo juga menyatakan bahwa Indonesia memiliki politik luar negeri yang bebas aktif dan tidak ingin memiliki musuh dengan negara manapun.

“Budaya Indonesia kita hormat dan kita tidak mau ada musuh, makanya saya canangkan begitu saya jadi Presiden politik luar negeri, Indonesia adalah politik bebas aktif non-blok dan Indonesia ingin menjadi tetangga yang baik,” imbuhnya.