Rano Karno Gantikan Pramono Anung Selama Haji

oleh -7 Dilihat
Rano Karno Gantikan Pramono Anung Selama Haji

KabarDermayu.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, telah mengumumkan rencananya untuk menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Ia secara resmi berpamitan dan mendelegasikan tugas pemerintahan Ibu Kota kepada Wakil Gubernur, Rano Karno.

Delegasi tugas ini mencakup penyelenggaraan perayaan Hari Raya Idul Adha di Jakarta. “Untuk Idul Adha, nanti yang di Jakarta dipimpin Pak Wagub. Kebetulan saya hari ini pergi,” ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.

Pramono Anung akan melaksanakan ibadah haji selama kurang lebih sepuluh hari. Perjalanannya ke Tanah Suci dijadwalkan berlangsung mulai 21 Mei hingga 1 Juni mendatang.

Sebagai mantan Sekretaris Kabinet, Pramono memohon doa restu agar seluruh rangkaian ibadahnya berjalan lancar dan ia dapat meraih predikat haji mabrur. “Minta doanya saja supaya mabrur,” ungkapnya.

Selama masa keberadaannya di Tanah Suci, seluruh urusan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan sepenuhnya dijalankan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Hal ini memastikan roda pemerintahan tetap berjalan tanpa hambatan.

Meskipun gubernur berhalangan hadir sementara, Pemprov DKI Jakarta tetap berkomitmen untuk memastikan persiapan ibadah kurban berjalan lancar. Pramono menegaskan bahwa hewan kurban telah disiapkan dan pelaksanaannya akan dikoordinasikan secara langsung dengan Wagub Rano Karno. “Ada kurban sudah disiapkan. Nanti sama pak wagublah,” katanya.

Pramono Anung bukan satu-satunya pejabat yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, juga dijadwalkan untuk berangkat ke Tanah Suci. Purbaya rencananya akan memulai perjalanannya pada Kamis, 21 Mei 2026, dan akan berada di sana selama sepuluh hari.

Baca juga: Airlangga Optimis Rupiah Stabil: Ekspor SDA Dikelola Pemerintah

Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah melakukan persiapan matang untuk ibadah hajinya sejak dua minggu terakhir. Persiapan ini meliputi pembelajaran doa-doa dan amalan-amalan yang perlu dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji. “Persiapan haji sudah dua minggu lalu, sudah belajar tapi doa-doanya, masih lupa juga,” tuturnya.