KabarDermayu.com – Kecelakaan tragis yang melibatkan mobil dinas anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi atau yang akrab disapa Gus Hilman, di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 834, telah merenggut nyawa dua orang stafnya. Dugaan kuat penyebab kecelakaan ini adalah sopir yang mengantuk.
Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Ajun Inspektur Polisi Dua Muhammad Taufik Rahadian, membenarkan adanya dugaan tersebut setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut Taufik, pengemudi mobil Innova yang ditumpangi Gus Hilman diduga kurang berkonsentrasi saat mengemudi. Kondisi mengantuk ini diduga membuat sopir kehilangan kendali atas kendaraannya.
Mobil Innova tersebut dikemudikan oleh Mahrus Ali, dengan tiga penumpang di dalamnya. Selain Gus Hilman, dua penumpang lainnya yang menjadi korban tewas adalah Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, yang merupakan staf pendamping Gus Hilman.
Kendaraan melaju dari arah Probolinggo menuju Pasuruan, atau dari timur ke barat. Saat itulah, sopir yang diduga mengantuk tidak menyadari adanya dump truk yang berjalan di lajur kiri di depannya.
Akibatnya, mobil Innova menabrak bak belakang sebelah kanan dump truk tersebut. Benturan keras ini menyebabkan bagian depan mobil yang ditumpangi Gus Hilman dan stafnya mengalami kerusakan yang cukup parah.
Dua orang penumpang, Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26), dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka-luka yang diderita.
Terkait penetapan tersangka dalam kasus ini, Taufik menjelaskan bahwa Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan penyelidikan mendalam. Hingga saat ini, belum ada tersangka yang ditetapkan.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu sore, 23 Mei. Lokasinya berada di KM 834 Tol Pasuruan-Probolinggo, tepatnya di Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto.
Jenazah kedua korban yang meninggal dunia telah dibawa ke rumah duka di Tangerang dan telah diterima oleh pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
Baca juga: Konvoi Juara Persib Hari Ini: Jabar Minta Pendukung Dewasa & Kondusif
Sementara itu, Gus Hilman yang turut mengalami luka-luka dalam insiden tersebut, harus menjalani operasi dan perawatan intensif di RS dr. Soetomo, Surabaya. Kabar terbaru menyebutkan bahwa kondisinya telah melewati masa kritis dan berangsur membaik.





