Ono Surono: Kertajati Jadi Bengkel Hercules, Solusi Bandara Hidup

oleh -7 Dilihat
Ono Surono: Kertajati Jadi Bengkel Hercules, Solusi Bandara Hidup

KabarDermayu.com – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, memberikan pandangan strategis terkait kelangsungan operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Ia mendorong agar bandara ini dapat dikembangkan menjadi pusat perawatan pesawat Hercules.

Inisiatif ini dinilai sebagai solusi krusial untuk menjaga agar Bandara Kertajati tetap hidup dan memiliki aktivitas yang berkelanjutan. Konsep ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan.

Ono Surono melihat potensi besar dalam pemanfaatan fasilitas yang ada di Bandara Kertajati. Dengan menjadikannya bengkel pesawat Hercules, bandara ini tidak hanya sekadar tempat transit, tetapi juga pusat kegiatan industri penerbangan yang vital.

Pemanfaatan ini akan membuka berbagai peluang baru, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan ekonomi daerah. Farksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat ini memiliki pandangan yang optimis terhadap masa depan Kertajati.

Lebih lanjut, Ono Surono menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam pengelolaan bandara. Ia berpendapat bahwa model bisnis yang konvensional mungkin tidak cukup untuk menjamin keberlanjutan operasional sebuah bandara besar seperti Kertajati.

Oleh karena itu, gagasan untuk menjadikan Kertajati sebagai bengkel pesawat Hercules dianggap sebagai langkah proaktif dan visioner. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus mengembangkan sektor penerbangan nasional.

Pengembangan ini juga dapat menarik minat investor di bidang perawatan pesawat. Ketersediaan fasilitas dan tenaga ahli yang memadai akan menjadi daya tarik utama.

Ono Surono juga menyoroti pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan industri terkait. Kolaborasi yang kuat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan wacana ini menjadi kenyataan.

Ia percaya bahwa dengan perencanaan yang matang dan implementasi yang tepat, Bandara Kertajati dapat bertransformasi menjadi salah satu pusat perawatan pesawat terkemuka di Indonesia.

Baca juga: Yen Jepang Anjlok: Pasar Tunggu Aksi Bank Sentral

Wacana ini muncul sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang dihadapi oleh BIJB Kertajati sejak awal pengoperasiannya. Kurangnya maskapai yang beroperasi secara penuh menjadi salah satu isu yang perlu diatasi.

Dengan adanya pusat perawatan pesawat, Bandara Kertajati akan memiliki sumber pendapatan yang stabil dan beragam. Ini akan mengurangi ketergantungan pada operasional penerbangan penumpang semata.

Ono Surono membandingkan dengan bandara lain yang juga memiliki fasilitas perawatan pesawat yang mapan. Hal ini menunjukkan bahwa model bisnis seperti ini sangat potensial.

Pengembangan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis perawatan pesawat, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia. Pelatihan dan sertifikasi bagi para mekanik pesawat akan menjadi bagian penting dari rencana ini.

Hal ini sejalan dengan semangat Nawacita Presiden Joko Widodo yang menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan.

Ono Surono berharap agar wacana ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait. Diskusi lebih lanjut dengan Kementerian Perhubungan dan TNI AU sangat diperlukan.

TNI Angkatan Udara memiliki armada pesawat Hercules yang cukup banyak. Kebutuhan perawatan rutin pesawat-pesawat ini bisa menjadi potensi pasar yang besar bagi Kertajati.

Selain itu, potensi perawatan pesawat Hercules dari negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara juga dapat dijajaki. Ini akan semakin memperkuat posisi Kertajati sebagai pusat perawatan pesawat internasional.

Pemanfaatan Bandara Kertajati sebagai bengkel pesawat Hercules juga akan mendorong pertumbuhan industri pendukung. Mulai dari penyediaan suku cadang hingga jasa logistik.

Dampak ekonomi yang ditimbulkan akan terasa hingga ke sektor UMKM di sekitar wilayah bandara. Ketersediaan lapangan kerja akan terbuka lebar.

Ono Surono menekankan bahwa keberhasilan Bandara Kertajati sangat penting bagi perekonomian Jawa Barat. Bandara ini merupakan salah satu proyek strategis provinsi.

Oleh karena itu, diperlukan upaya maksimal dari semua pemangku kepentingan untuk memastikan bandara ini dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Ia juga menyarankan agar dilakukan studi kelayakan yang mendalam untuk mendukung rencana ini. Analisis pasar, teknis, dan finansial perlu dilakukan secara komprehensif.

Dengan demikian, setiap langkah yang diambil akan didasarkan pada data dan analisis yang kuat, bukan sekadar wacana.

Harapannya, Bandara Kertajati tidak hanya menjadi bandara internasional, tetapi juga menjadi pusat keunggulan dalam industri perawatan pesawat terbang di Indonesia.

Pengembangan ini sejalan dengan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia yang juga mencakup penguatan sektor penerbangan.

Ono Surono meyakini bahwa dengan dukungan penuh dan strategi yang tepat, Bandara Kertajati akan mampu bangkit dan menjadi salah satu aset strategis bangsa.