KabarDermayu.com – Wajah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berpotensi menghiasi uang pecahan baru senilai 250 Dolar AS. Rencana ini merupakan bagian dari perayaan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat yang sedang disiapkan oleh pemerintahannya.
Saat ini, hukum di Amerika Serikat masih melarang presiden yang masih hidup untuk tampil di mata uang resmi negara. Namun, pemerintahan Trump dikabarkan mulai melakukan persiapan jika Kongres nantinya memberikan persetujuan untuk aturan khusus yang memungkinkan pencetakan uang bergambar Trump.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa semua keputusan berada di tangan Kongres. Ia menambahkan bahwa pemerintahannya hanya mempersiapkan berbagai kemungkinan secara dini dan tetap akan mematuhi hukum yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis waktu setempat, seperti dikutip dari laman NPR pada Jumat, 29 Mei 2026.
Bessent juga mengungkapkan pandangannya bahwa tidak ada yang tidak pantas jika presiden yang menjabat saat perayaan 250 tahun Amerika Serikat tampil di uang pecahan khusus tersebut.
Baca juga: MBG Jembatani Atasi Kerentanan Ekonomi Keluarga & Tekan Stunting
Sebagai informasi, pada tahun sebelumnya, seorang anggota Partai Republik dari South Carolina, Joe Wilson, telah mengusulkan rancangan undang-undang agar Departemen Keuangan mencetak uang pecahan US$250 dengan menampilkan wajah Trump. Namun, usulan tersebut hingga kini belum dibahas lebih lanjut di Kongres.
Menurut laporan The Washington Post, dua pejabat politik pilihan Trump adalah pihak pertama yang mendorong pembuatan desain awal uang baru tersebut. Mereka bahkan telah membuat contoh gambar wajah Trump pada pecahan uang itu.
Dalam konferensi pers yang digelar Kamis, Bessent sempat memperlihatkan draf laporan dari The Washington Post di hadapan para wartawan Gedung Putih.
Jika Kongres benar-benar mengubah aturan yang ada, Donald Trump akan menjadi orang pertama yang masih hidup dan wajahnya dicetak di mata uang AS sejak tahun 1866.
Sebelumnya, Trump juga telah mencetak sejarah terkait mata uang di Amerika. Pada awal tahun ini, Departemen Keuangan AS mengumumkan bahwa tanda tangan Trump akan dicetak di seluruh uang baru yang diproduksi. Kebijakan ini berbeda dari tradisi sebelumnya yang menggunakan tanda tangan Menteri Keuangan dan bendahara negara.
Langkah tersebut dianggap sebagai bagian dari tren yang lebih besar dari pemerintahan Trump untuk menempatkan identitas dan namanya di berbagai institusi pemerintah, gedung, hingga produk peringatan dalam rangka ulang tahun ke-250 Amerika Serikat.
Selain uang pecahan khusus, pemerintahan Trump juga disebut sedang mempertimbangkan pembuatan paspor edisi peringatan yang menampilkan wajah Trump, koin khusus, hingga kartu akses taman nasional dengan tema serupa.
Di Washington, wajah Trump kini terpampang besar pada banner di gedung Departemen Kehakiman AS. Namanya juga telah ditambahkan pada Kennedy Center for the Performing Arts dan US Institute of Peace.
Pemerintahan Trump bahkan telah menamai sejumlah program kebijakan dengan menggunakan namanya sendiri, seperti Trump Accounts. Hal ini dinilai sejalan dengan gaya Trump sejak ia masih berprofesi sebagai pebisnis yang dikenal gemar membangun citra mereknya sendiri.





