Trump Sebut Israel dan Hizbullah Akan Gencatan Senjata

oleh -7 Dilihat
Trump Sebut Israel dan Hizbullah Akan Gencatan Senjata

KabarDermayu.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Israel dan kelompok pejuang Lebanon, Hizbullah, telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan di antara mereka.

Pernyataan ini disampaikan Trump melalui platform media sosialnya, Truth Social. Ia mengungkapkan bahwa telah melakukan “panggilan telepon yang sangat produktif” dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dalam percakapan tersebut, Trump dilaporkan menerima jaminan dari Netanyahu bahwa Israel tidak akan melancarkan serangan darat ke Beirut.

“Tidak akan ada pasukan yang pergi ke Beirut, dan pasukan mana pun yang sedang dalam perjalanan telah dipulangkan,” ujar Trump, mengutip jaminan yang diterimanya.

Lebih lanjut, Trump menyatakan bahwa melalui perantara senior, ia juga telah berkomunikasi dengan Hizbullah. Dari pembicaraan itu, ia mengklaim mendapatkan komitmen dari Hizbullah untuk menghentikan serangan.

“Demikian pula, melalui perwakilan tingkat tinggi, saya melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan Hizbullah, dan mereka setuju bahwa semua penembakan akan berhenti—bahwa Israel tidak akan menyerang mereka, dan mereka tidak akan menyerang Israel,” jelas Trump.

Klaim Trump ini muncul di tengah laporan bahwa Israel terus melancarkan serangan terhadap Lebanon. Serangan tersebut terjadi meskipun ada gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati dan mulai berlaku pada 17 April.

Baca juga: BKPSDM Indramayu: Semangat Persatuan ASN Peringati Hari Lahir Pancasila 2026

Gencatan senjata tersebut rencananya akan diperpanjang selama 45 hari, menyusul pembicaraan tidak langsung yang dimediasi oleh Amerika Serikat. Namun, menurut laporan Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan Israel yang terjadi sejak 2 Maret telah menyebabkan lebih dari 3.400 korban jiwa di seluruh wilayah Lebanon.