Teddy Sebut Anggota Rombongan Prabowo ke Luar Negeri Berkurang Setengahnya

oleh -10 Dilihat
Teddy Sebut Anggota Rombongan Prabowo ke Luar Negeri Berkurang Setengahnya

KabarDermayu.com – Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, memberikan klarifikasi mengenai intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa pemerintahan saat ini menerapkan kebijakan efisiensi yang ketat, salah satunya adalah pengurangan drastis jumlah rombongan yang mendampingi Presiden.

Pernyataan ini disampaikan Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet. Tujuannya adalah untuk menanggapi masukan dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, terkait aktivitas diplomasi luar negeri Presiden.

Menurut Teddy, isu mengenai jumlah rombongan adalah aspek penting yang perlu diluruskan di tengah berbagai perbincangan publik mengenai lawatan internasional Presiden. Ia menekankan bahwa jumlah rombongan Presiden Prabowo telah berkurang secara signifikan, bahkan lebih dari separuh jika dibandingkan dengan periode pemerintahan sebelumnya.

Teddy menjelaskan bahwa pada masa pemerintahan sebelumnya, jumlah delegasi yang mengikuti kunjungan luar negeri Presiden bisa mencapai lebih dari 120 orang dalam satu kali perjalanan. Angka tersebut, menurutnya, adalah kondisi yang terjadi pada zaman Pak Dino Patti Djalal.

Namun, pada masa pemerintahan Presiden Prabowo, jumlah rombongan telah ditekan secara signifikan. Teddy menyebutkan bahwa jumlah delegasi kini berkisar antara 50 hingga 60 orang saja dalam setiap kunjungan ke luar negeri.

Pemangkasan ini merupakan wujud upaya pemerintah untuk menjaga efektivitas sekaligus efisiensi dalam pelaksanaan diplomasi internasional. Hal ini dilakukan tanpa mengurangi substansi dari agenda kenegaraan yang dijalankan oleh Presiden.

Teddy menilai bahwa perubahan ini sebenarnya bukanlah informasi baru. Ia berpendapat bahwa kalangan media yang selama ini mengikuti perjalanan Presiden ke berbagai negara pasti juga menyadari bahwa jumlah rombongan saat ini jauh lebih ramping dibandingkan sebelumnya.

Baca juga: Harga Telur Ayam Merosot Akibat Pakan Meroket, Peternak Jual Barang Berharga

Pengurangan jumlah delegasi yang lebih dari 50 persen ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah untuk menjaga efisiensi penggunaan sumber daya negara. Selain itu, langkah ini juga memastikan bahwa setiap kunjungan luar negeri tetap fokus pada pencapaian kepentingan nasional.