Program MBG Prabowo: Bebas Penyimpangan, Berpihak pada Rakyat

oleh -10 Dilihat
Program MBG Prabowo: Bebas Penyimpangan, Berpihak pada Rakyat

KabarDermayu.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan penegasan mengenai pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan bahwa program prioritas pemerintah ini harus berjalan sesuai tujuan dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.

“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada pengecualian,” tegas Prabowo saat menghadiri acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Rabu, 3 Juni 2026.

Pemerintah, menurut Presiden, berkomitmen penuh untuk menjaga keberhasilan Program MBG. Komitmen ini diwujudkan dengan memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang maupun penyelewengan dalam setiap tahapan pelaksanaannya.

Prabowo mengungkapkan bahwa keputusan untuk mengganti sejumlah pihak dalam pelaksanaan program diambil setelah menerima laporan mengenai adanya kekurangan, kejanggalan, dan dugaan penyimpangan di lapangan. Hal ini menjadi dasar penting untuk perbaikan.

Ia mengakui bahwa keputusan tersebut tidaklah mudah. Namun, ia teringat akan pesan almarhum ayahnya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, yang selalu menekankan pentingnya keberpihakan kepada rakyat dalam setiap pengambilan keputusan.

“Kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung atau ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu,” ujar Prabowo, mengenang pesan berharga dari ayahnya.

Presiden menilai bahwa kualitas kepemimpinan memegang peranan krusial dalam menentukan keberhasilan sebuah organisasi. Hal ini juga berlaku dalam pelaksanaan Program MBG.

“Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompeten, atau tidak jujur,” jelas Prabowo, menyoroti dampak kepemimpinan terhadap kinerja organisasi.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menggarisbawahi peran penting Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Mereka adalah pelaksana utama program di lapangan, termasuk dalam pengelolaan dapur MBG yang tersebar di berbagai daerah.

Prabowo menyebutkan bahwa para lulusan SPPI telah dipersiapkan secara matang. Mereka dibekali dengan pemahaman untuk memimpin dan mengelola pelaksanaan program, serta ditanamkan nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Kita telah mendidik saudara, merekrut saudara, menggembleng saudara, menanam nilai-nilai cinta tanah air, nilai-nilai pengabdian kepada negara dan bangsa, dan diberi tugas untuk memimpin dan me-manage dapur-dapur tersebut,” ucap Presiden, menegaskan kepercayaan yang diberikan kepada para SPPI.

Presiden meminta seluruh pengelola dapur MBG dan para SPPI untuk memperkuat pengawasan di lapangan. Tujuannya adalah untuk menghindari praktik-praktik yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap program yang mulia ini.

“Ini pekerjaan yang mulia. Dan ini harus berhasil. Kalian bagian penting. Kalau tidak bekerja dengan baik dan tidak setia, silakan minggir. Kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” tegas Prabowo, menutup pernyataannya dengan menekankan prioritas utama program ini. (Ant)