Kepala BGN Pastikan Efisiensi Anggaran Pasca Pemotongan

oleh -8 Dilihat
Kepala BGN Pastikan Efisiensi Anggaran Pasca Pemotongan

KabarDermayu.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, menyatakan komitmennya untuk melakukan efisiensi anggaran, meskipun pagu anggaran telah dipotong menjadi Rp268 triliun. Ia menekankan bahwa efisiensi anggaran menjadi prioritas utama dalam pembahasan di BGN.

Nanik menegaskan bahwa pihaknya akan berupaya keras memangkas anggaran tanpa mengurangi jangkauan penerima manfaat program.

“Hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran sehingga meskipun sekarang sudah dipotong tinggal Rp268 triliun, kami berharap masih bisa menurunkan lagi namun tidak mengurangi sasaran,” ujar Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, Kamis, 4 Juni 2026.

Dalam konsolidasi perdana pimpinan BGN pasca penunjukannya oleh Presiden Prabowo Subianto, Nanik menjelaskan beberapa fokus utama. Pertama, BGN akan memfokuskan kembali identifikasi dan penargetan penerima manfaat.

Kedua, penundaan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang dikenal sebagai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di titik-titik baru.

“Ketiga, pembenahan dapur-dapur yang telah berdiri dan beroperasi agar sesuai dengan standar untuk menghasilkan makanan yang berkualitas, termasuk perbaikan dan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM). Artinya, bila dapur itu tidak sesuai, tentu kami akan lakukan suspensi,” tegas Nanik.

Keempat, program MBG akan direalisasikan untuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dengan berbagai alternatif skema pelaksanaan yang tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai kepala Badan Gizi Nasional, efektif sejak Selasa, 2 Juni 2026.

Keputusan pencopotan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Presiden RI, dalam sebuah jumpa pers di Kantor Presiden RI, Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Selasa malam.

“Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Dadan Hindayana digantikan oleh Nanik S. Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala BGN.

Bersamaan dengan itu, Presiden juga menunjuk Agustina Arumsari sebagai wakil kepala BGN yang baru, menggantikan Lodewyk Pusung. Selain itu, Mayor Jenderal TNI Trenggono diangkat sebagai wakil kepala, menggantikan Sony Sonjaya.

Penanganan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025-2026 di Badan Gizi Nasional (BGN) terus memunculkan fakta-fakta baru yang menarik perhatian publik.