Iran Ancam Israel: Lebanon Diserang, Utara Israel Jadi Neraka

oleh -2 Dilihat
Iran Ancam Israel: Lebanon Diserang, Utara Israel Jadi Neraka

KabarDermayu.com – Iran memberikan ancaman keras terhadap Israel, menyatakan kesiapan militernya untuk mengubah bagian utara negara Zionis tersebut menjadi ‘neraka’ apabila Lebanon diserang.

Ancaman ini disampaikan oleh Penasihat Pimpinan Tertinggi Iran bidang militer, Mohsen Rezaei. Beliau menegaskan bahwa pasukan Iran telah siaga penuh menghadapi kemungkinan serangan Israel ke wilayah selatan Beirut, Lebanon.

Rezaei menyatakan, jika Israel nekad menyerang kawasan tersebut, maka militer Iran tidak akan tinggal diam. Mereka siap membalas dengan mengubah wilayah utara Israel menjadi zona yang sangat mengerikan.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Lebanon, serta dalam konteks perang terbaru yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

“Kami hanya perlu menunggu musuh bergerak menuju pinggiran selatan Beirut. Semua rudal kami sudah siap,” ujar Rezaei, seperti dikutip dari laman Middle East Monitor pada Jumat, 5 Juni 2026.

Ia menambahkan, “Kami akan mengubah perang 40 hari di wilayah utara teritori pendudukan menjadi neraka bagi Israel, bahkan berkali-kali lipat.”

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya rencana militer berskala besar yang telah disiapkan oleh Iran. Rencana ini bertujuan untuk merespons setiap potensi pergerakan maju pasukan Israel ke arah pinggiran selatan Beirut.

Kawasan selatan Beirut memiliki signifikansi strategis karena merupakan salah satu basis utama kelompok Hezbollah di Lebanon. Hezbollah sendiri dikenal sebagai sekutu erat Teheran di kawasan tersebut.

Konflik antara Amerika Serikat dan Israel di satu pihak, melawan Iran di pihak lain, telah berlangsung sejak 28 Februari 2026. Perang ini dilaporkan telah menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi semua pihak yang terlibat.

Israel sendiri telah mengakui adanya kerusakan yang signifikan pada infrastruktur militernya akibat konflik ini. Sementara itu, Iran juga dilaporkan menanggung kerugian, baik pada sektor ekonomi maupun fasilitas militernya.