Kampus Terbaik Indonesia: Perebutan Gelar & Tiket Kompetisi Asia

oleh -4 Dilihat
Kampus Terbaik Indonesia: Perebutan Gelar & Tiket Kompetisi Asia

KabarDermayu.com – Puncak persaingan basket antarperguruan tinggi di Indonesia akan segera tersaji. Setelah melalui serangkaian pertandingan di lima regional, Campus League 2026 Basketball Season 1 telah memasuki fase The Nationals.

Fase pamungkas ini akan digelar di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten, mulai tanggal 7 hingga 13 Juni 2026. Sebanyak 10 tim putra dan 8 tim putri yang berhasil lolos dari seleksi regional Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta akan bertarung memperebutkan gelar juara nasional.

Pembagian grup telah dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026. Hasil undian ini langsung memunculkan beberapa duel menarik yang diprediksi akan berlangsung sengit sejak babak penyisihan.

Di sektor putra, Grup A menjadi salah satu grup yang paling dinanti. Universitas Surabaya (UBAYA), yang merupakan juara regional Surabaya, akan menghadapi tuan rumah sekaligus juara regional Jakarta, Universitas Pelita Harapan (UPH). Persaingan di grup ini juga akan diramaikan oleh Universitas Semarang (USM), Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung, dan Universitas Mulawarman (UNMUL) Samarinda.

Meskipun berada dalam grup yang berat, pemain UBAYA, Dylan Wilbert, menyatakan bahwa timnya siap menghadapi siapa pun. Ia menegaskan kesiapan timnya dan menargetkan untuk lolos ke semifinal serta meraih gelar juara.

Sementara itu, persaingan di Grup B juga tidak kalah menarik. Universitas Kristen Maranatha, juara regional Bandung, akan berhadapan dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, juara regional Yogyakarta. Grup ini juga dihuni oleh Universitas Cenderawasih (UNCEN) Jayapura, Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta, dan Institut Perbanas Jakarta.

Perwakilan UNCEN, Kaisani Samber, mengungkapkan optimismenya bahwa timnya mampu bersaing di tingkat nasional meskipun hanya menjadi runner-up di regional. Ia menyatakan bahwa timnya akan memberikan yang terbaik dan telah melakukan persiapan matang, termasuk beberapa laga uji coba sebelum The Nationals.

Pada sektor putri, perhatian tertuju pada Grup C yang dihuni oleh tim-tim kuat. BINUS, juara regional Jakarta, akan bersaing dengan Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang, UPH Tangerang, dan Universitas Parahyangan (UNPAR) Bandung. UPH, sebagai tuan rumah, memiliki target yang tinggi.

Manajer tim putri UPH, Dea Lasmaria Simanjuntak, meyakini bahwa para pemainnya memiliki mental juara untuk bersaing hingga akhir turnamen. Ia berharap timnya dapat memberikan yang terbaik dan meraih gelar juara, baik di fase grup maupun di The Nationals.

Lebih dari sekadar memperebutkan gelar kampus terbaik di Indonesia, ajang ini memiliki nilai tambah yang signifikan bagi kategori putra. Tim juara nantinya akan mendapat kesempatan emas untuk mewakili Indonesia dalam Asian University Basketball League (AUBL).

AUBL merupakan kompetisi yang mempertemukan kampus-kampus terbaik dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik. CEO Campus League, Ryan Gozali, berharap The Nationals dapat menjadi ajang pembuktian bagi para atlet mahasiswa terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.

Ryan Gozali menambahkan bahwa kesempatan untuk tampil di AUBL menjadi motivasi tambahan bagi seluruh peserta. Mereka berpeluang untuk berhadapan dengan tim-tim kampus kuat dari negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, China, Taiwan, Filipina, Australia, hingga Malaysia.

Selain aspek persaingan di lapangan, penyelenggara juga memastikan kesiapan venue. Berbagai evaluasi telah dilakukan bersama pihak terkait untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para atlet selama kompetisi berlangsung.

Juan Laurent, mantan pemain UPH yang kini memperkuat RANS Simba, menilai bahwa kompetisi kampus memiliki peran penting dalam pembinaan atlet basket Indonesia. Ia menyebutkan bahwa banyak pelatih klub profesional yang memantau liga kampus untuk mencari pemain potensial.

Menurutnya, ini adalah kesempatan besar bagi para mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka dan membuka jalan menuju level profesional atau bahkan tim nasional. Babak penyisihan grup akan dimulai pada 7 hingga 11 Juni dengan sistem setengah kompetisi.

Dua tim terbaik dari setiap grup akan melaju ke babak semifinal yang dijadwalkan pada 12 Juni. Puncak kompetisi, yaitu perebutan juara dan peringkat ketiga, akan digelar pada 13 Juni 2026.