Transaksi Dagang Libur Sekolah: Belanja Indonesia Target Rp30 Triliun

oleh -4 Dilihat
Transaksi Dagang Libur Sekolah: Belanja Indonesia Target Rp30 Triliun

KabarDermayu.com – Kementerian Perdagangan menargetkan program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Holiday and Back to School 2026 mampu mencapai nilai transaksi sebesar Rp30 triliun.

Program ini merupakan hasil kerja sama strategis antara pemerintah dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai langkah konkret untuk mendongkrak konsumsi domestik.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat sektor perdagangan dalam negeri serta menggerakkan berbagai sektor ekonomi terkait yang memanfaatkan momentum libur sekolah.

“Kami sangat optimistis bahwa program ini akan mampu mengakselerasi aktivitas ekonomi nasional dan pada akhirnya menghasilkan transaksi yang signifikan, yaitu mencapai Rp30 triliun,” ujar Roro saat peluncuran BINA Holiday and Back to School 2026 di Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026.

Roro menambahkan bahwa kondisi perekonomian nasional saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. Pada kuartal pertama tahun 2026, ekonomi Indonesia berhasil mencatat pertumbuhan sebesar 5,61 persen jika diukur secara tahunan.

Pertumbuhan ekonomi ini sebagian besar didorong oleh konsumsi rumah tangga, yang mengalami peningkatan sebesar 5,52 persen. Kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 54,36 persen.

Lebih lanjut, sektor perdagangan juga menunjukkan kinerja yang baik dengan pertumbuhan tahunan sebesar 6,26 persen. Indeks Penjualan Riil tercatat tumbuh 4,74 persen, seiring dengan peningkatan transaksi perdagangan yang dilakukan secara digital.

Capaian-capaian ini menjadi indikator penting bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga. Hal ini menjadi modal yang sangat berharga untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah, menyatakan bahwa selama sepuluh tahun terakhir, Hippindo telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian nasional melalui sektor ritel.

“Program ini merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi yang kuat untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif berbelanja dan berwisata di Indonesia. Kami menargetkan perputaran ekonomi dari program ini bisa mencapai Rp30 triliun,” jelas Budihardjo.

BINA Holiday and Back to School 2026 merupakan sebuah gerakan kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen penting dalam ekosistem ekonomi. Sektor-sektor yang berpartisipasi meliputi ritel, pusat perbelanjaan, pariwisata, transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tujuan utama dari program ini adalah untuk menggenjot peningkatan aktivitas belanja dan pariwisata di dalam negeri, khususnya selama periode libur sekolah yang dinanti-nantikan.

Sebagai catatan, pada gelaran BINA sebelumnya, yaitu BINA Lebaran 2026, program tersebut berhasil mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp54,9 triliun. Angka ini bahkan melampaui target awal yang ditetapkan sebesar Rp53,38 triliun, menunjukkan efektivitas program dalam mendorong perputaran ekonomi.