KabarDermayu.com – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan serangkaian rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif untuk menghadapi pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon 2026 yang dijadwalkan pada Minggu, 14 Juni 2026.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama yang akan dilintasi oleh para peserta maraton. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk menyesuaikan rencana perjalanan mereka dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disediakan.
Dishub DKI Jakarta mengumumkan melalui akun Instagram resminya bahwa rekayasa lalu lintas ini akan berlaku pada Sabtu, 13 Juni 2026, mulai pukul 03.00 hingga 07.30 WIB, dan pada Minggu, 14 Juni 2026, mulai pukul 03.00 hingga 11.00 WIB.
Bagi kendaraan yang berasal dari arah Harmoni menuju Menteng, beberapa opsi jalur alternatif telah disiapkan. Pengendara dapat memilih untuk melintas melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, Jalan Taman Pejambon, Jalan Pejambon, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan M.I Ridwan Rais, Jalan Arief Rachman Hakim, Jalan Menteng Raya, Jalan Cut Mutia, hingga Jalan Teuku Umar.
Sementara itu, lalu lintas dari Harmoni yang menuju Kampung Melayu akan dialihkan melalui Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Cideng Timur, Underpass Tanah Abang, Jalan KH Mas Mansyur, JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, Jalan Raya Casablanca, dan berakhir di Jalan KH Abdullah Syafei.
Bagi pengendara yang datang dari Tugu Tani dan bertujuan ke Menteng, dapat menggunakan Jalan Arief Rachman Hakim, Jalan Menteng Raya, Jalan Cut Mutia, dan Jalan Teuku Umar sebagai rute alternatif.
Untuk masyarakat yang berada di kawasan Menteng dan ingin menuju Harmoni, Dishub telah menyediakan beberapa jalur alternatif. Pilihan tersebut meliputi Jalan Taman Sunda Kelapa, Jalan Taman Suropati, Jalan Teuku Umar, Jalan Taman Cut Mutia, Jalan Menteng Raya, Jalan M.I Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Medan Merdeka Utara, hingga Jalan Majapahit.
Pengalihan arus juga diterapkan bagi kendaraan yang bergerak dari Pasar Senen menuju Harmoni. Rute yang dapat dilalui adalah Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, dan Jalan Ir. H. Juanda.
Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari kawasan Blok M menuju Harmoni, disarankan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Pati Unus, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Hang Lekir II, Jalan Hang Lekir I, Jalan Asia Afrika, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Gatot Subroto, Jalan KS Tubun, Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, hingga Jalan Majapahit.
Lebih lanjut, Dishub juga telah mengatur jalur alternatif bagi kendaraan dari Manggarai yang menuju Harmoni. Rute yang disarankan adalah Jalan Sultan Djojohadikoesoemo, Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo, Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Balikpapan, dan Jalan Suryopranoto.
Selain melakukan pengalihan arus di berbagai ruas jalan, Dishub DKI Jakarta juga mengumumkan penutupan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari dari kedua arah selama berlangsungnya BTN Jakarta International Marathon 2026.
Dishub DKI Jakarta kembali mengimbau seluruh masyarakat yang memiliki rencana aktivitas di hari pelaksanaan lomba untuk dapat mengatur waktu perjalanannya dengan bijak. Pemanfaatan jalur alternatif yang telah disiapkan diharapkan dapat membantu pengguna jalan menghindari potensi kemacetan di sekitar area lintasan maraton.





