Gerindra Tegaskan Tak Ada Rapat Khusus Thomas Djiwandono Awasi Gibran

oleh -5 Dilihat
Gerindra Tegaskan Tak Ada Rapat Khusus Thomas Djiwandono Awasi Gibran

KabarDermayu.com – Fraksi Partai Gerindra di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan tegas membantah adanya isu mengenai rapat khusus yang dipimpin oleh Ketua Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, untuk mengawasi pergerakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, menyatakan bahwa isu yang beredar di media sosial tersebut tidak benar. Menurutnya, dalam setiap rapat Fraksi Gerindra yang selalu dihadirinya, tidak pernah ada pembahasan atau perintah terkait pengawasan terhadap Gibran Rakabuming Raka.

Bambang Haryadi menegaskan bahwa dirinya selalu hadir dan turut memimpin rapat-rapat di Fraksi Gerindra. Ia memastikan tidak ada perintah maupun pembahasan mengenai pengawasan terhadap pergerakan Wakil Presiden.

Informasi yang sebenarnya, lanjut Bambang Haryadi, adalah Fraksi Gerindra DPR RI meminta para anggotanya untuk memantau kondisi ekonomi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

Selain itu, anggota Fraksi Gerindra DPR RI juga diminta untuk memastikan bahwa program-program pemerintah berjalan dengan baik di tengah masyarakat.

Bambang Haryadi menjelaskan lebih lanjut bahwa yang menjadi fokus utama adalah perintah untuk mengawasi ketersediaan pangan dan harga kebutuhan pokok di seluruh daerah pemilihan anggota DPR.

Hal ini penting dilakukan agar Fraksi Gerindra dapat memastikan kondisi daya beli masyarakat tetap terjaga dengan baik.

Ia pun mengimbau agar pemberitaan yang disampaikan kepada publik bersifat berimbang dan berdasarkan fakta yang akurat.

Bambang Haryadi menegaskan bahwa Partai Gerindra akan selalu memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ia menambahkan bahwa hubungan antara Presiden dan Wakil Presiden sangat baik, dan isu yang beredar tersebut dianggap sebagai gosip yang tidak benar, cenderung memprovokasi, dan bertujuan mengadu domba.

Partai Gerindra menghormati kebebasan pers, namun ia menekankan pentingnya penyajian berita yang faktual dan akurat.

Atas adanya tudingan yang tidak benar tersebut, Bambang Haryadi menyampaikan bahwa Partai Gerindra berencana untuk melayangkan somasi.