Perjalanan Rachmat Gobel: Dari Anak Pengusaha Menjadi Wakil Ketua DPR

oleh -9 Dilihat
Perjalanan Rachmat Gobel: Dari Anak Pengusaha Menjadi Wakil Ketua DPR

KabarDermayu.com – Kabar duka menyelimuti dunia bisnis dan politik Indonesia. Rachmat Gobel, seorang tokoh yang dikenal sebagai penerus Grup Gobel dan mantan Menteri Perdagangan, dikabarkan meninggal dunia.

Beliau menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat pagi, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB. Berita duka ini disampaikan dari Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan.

“Dengan penuh keikhlasan dan rasa duka yang mendalam, kami, keluarga besar Bapak Rachmat Gobel menyampaikan bahwa Bapak Rachmat Gobel telah berpulang ke rahmatullah pada hari Jumat (10/06/2026) pukul 03.20 WIB di RS. Brawijaya Tebet Jakarta Selatan,” demikian tertulis dalam keterangan resmi yang dikutip dari akun Instagram @rachmatgobel_rg.

Jenazah almarhum Rachmat Gobel rencananya akan disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jl Supomo No.55 A, Jakarta Selatan. Sementara itu, prosesi pemakaman akan dilaksanakan di Gorontalo.

Sosok Rachmat Gobel, yang dikenal sebagai pengusaha, mantan Menteri Perdagangan, dan Wakil Ketua DPR RI periode 2015-2019, akan senantiasa dikenang. Dedikasinya terhadap kemandirian ekonomi nasional dan perkembangan industri manufaktur di Tanah Air menjadi warisan berharga.

Rachmat Gobel adalah putra kelima dan satu-satunya putra dari pasangan Alm. Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel, pendiri Grup Gobel dan perintis industri elektronika di Indonesia, serta Almh. Annie Nento Gobel.

Sejak usia dini, Rachmat Gobel telah diajarkan prinsip kerja keras oleh sang ayah. Selama masa liburan sekolah, ia diwajibkan untuk mengikuti latihan kerja di pabrik sepanjang hari, merasakan ritme kehidupan layaknya seorang karyawan pabrik.

Pria kelahiran Jakarta pada 3 September 1962 ini menempuh pendidikan tinggi di Chuo University, Tokyo, Jepang. Setelah menyelesaikan pendidikan S1-nya pada tahun 1987, Rachmat kembali ke Tanah Air dan mulai mengabdikan diri di perusahaan keluarganya.

Pada tahun 1989, ia dipercaya menduduki posisi Asisten Presiden Direktur di PT. National Gobel, yang kini dikenal sebagai PT. Panasonic Manufacturing Indonesia. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1991, Rachmat secara resmi diangkat menjadi anggota Dewan Direksi dengan kewenangan penuh atas perencanaan manajemen perusahaan.

Dua tahun berikutnya, di tahun 1993, ia mendapatkan promosi menjadi Wakil Presiden Direktur PT. National Gobel (sekarang PT. Panasonic Manufacturing Indonesia) sekaligus Presiden Direktur PT. National Panasonic Gobel (sekarang PT. Panasonic Gobel Indonesia).

Di bawah kepemimpinannya, Gobel Group berhasil melewati berbagai krisis ekonomi, termasuk krisis pada tahun 1998. Ia juga berhasil memperkuat kemitraan strategis dengan Matsushita Electric Industrial Co. (Panasonic) Jepang.

Sejak tahun 2002, Rachmat menjabat sebagai Komisaris PT. National Gobel (sekarang PT. Panasonic Manufacturing Indonesia). Jabatan Komisaris Utama PT. Panasonic Gobel Indonesia diemban sejak tahun 2004.

Perjalanan di Dunia Ekonomi dan Politik

Pada tahun 2002, Rachmat Gobel mendapat kepercayaan dari Ketua Umum Kadin Indonesia saat itu, Aburizal Bakrie, untuk menjabat sebagai Ketua Kadin Indonesia Bidang Industri Logam, Mesin, Kimia, dan Elektronika.

Kemudian, pada tanggal 20 Mei 2010, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Rachmat Gobel sebagai salah satu anggota Komite Inovasi Nasional (KIN). Komite ini bertugas membantu Presiden dalam memperkuat sistem inovasi nasional dan mengembangkan budaya inovasi di Indonesia.

Selanjutnya, pada tanggal 25 Januari 2012, Rachmat Gobel terpilih sebagai ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) untuk periode 2012-2015.

Rachmat Gobel juga pernah dipilih oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Menteri Perdagangan dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019. Ia merupakan salah satu menteri yang berasal dari kalangan profesional.

Selama masa jabatannya sebagai Menteri Perdagangan, ia dikenal tegas dalam melindungi pasar domestik, memerangi mafia impor ilegal, serta mendorong standardisasi produk lokal (SNI) agar mampu bersaing di pasar internasional.

Selain kiprahnya di eksekutif, Rachmat Gobel juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2019-2024, mewakili Partai NasDem.