Tekanan pada IHSG Diprediksi Berlanjut Setelah Anjlok ke 6.900-an

oleh -6 Dilihat
Tekanan pada IHSG Diprediksi Berlanjut Setelah Anjlok ke 6.900-an

KabarDermayu.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dilaporkan mengalami penurunan tajam pada sesi pertama perdagangan Kamis, 30 April 2026, anjlok hingga ke level 6.900-an.

Penurunan ini mencapai 2,46 persen atau setara dengan 174,68 poin, membuat IHSG berada di angka 6.925,55 pada penutupan sesi pertama.

Pergerakan indeks sudah menunjukkan tren negatif sejak pembukaan pasar. Meskipun sempat terjadi pembalikan arah menguat ke level 7.052, tekanan jual kembali mendominasi hingga akhir sesi.

Baca juga di sini: Buruh sebagai Pilar Pembangunan Ekonomi, Kesejahteraan sebagai Kunci Kemajuan Industri

Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 11,28 triliun. Volume transaksi harian menyentuh angka 234,69 juta lembar saham, dengan total 1,55 juta kali transaksi yang dilakukan investor.

Secara analisis teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas mengamati bahwa IHSG telah menembus level support psikologis 7.000. Selain itu, indeks juga melewati Moving Average 5 (MA5).

Kondisi ini diperparah dengan pelebaran histogram MACD yang menunjukkan sinyal negatif.

Dari sisi sektoral, tidak ada sektor yang mampu bertahan dari tekanan jual. Sektor bahan baku memimpin penurunan terdalam dengan koreksi mencapai 3,77 persen.

Sektor industri dan energi juga mengalami pelemahan yang signifikan, masing-masing terkoreksi sebesar 3,21 persen dan 2,77 persen.

“Dengan kombinasi sinyal tersebut, kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah dan berpotensi menguji level 6.975 pada sesi kedua perdagangan hari ini,” ujar Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya.

Meskipun IHSG secara umum mengalami pelemahan, beberapa emiten di jajaran saham unggulan tercatat berhasil membukukan kenaikan.

Tiga saham yang menorehkan kinerja positif tertinggi (top gainers) pada kategori LQ45 antara lain:

  • Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA): Saham JPFA melonjak 3,69 persen atau 90 poin, ditutup pada level 2.530.
  • PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK): Saham EMTK menguat 0,61 persen atau 5 poin, mencapai level 820.
  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA): Saham AKRA naik tipis sebesar 0,32 persen atau 5 poin, ditutup pada posisi 1.555.