Pertamina Jelaskan Stok BBM di Palangka Raya Aman

oleh -6 Dilihat
Pertamina Jelaskan Stok BBM di Palangka Raya Aman

KabarDermayu.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan membantah adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Pihaknya menegaskan bahwa stok BBM, baik Pertalite maupun Pertamax, tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Peningkatan antrean kendaraan yang terlihat di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Palangka Raya bukan disebabkan oleh kelangkaan. Menurut Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, kondisi tersebut lebih disebabkan oleh peningkatan aktivitas konsumsi BBM yang terjadi secara bersamaan.

“Kondisi antrean yang terjadi bukan disebabkan kelangkaan, melainkan peningkatan aktivitas konsumsi dalam waktu bersamaan,” kata Edi Mangun dalam keterangan tertulis yang diterima di Palangka Raya, Kamis, 7 Mei 2026.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan bahwa optimalisasi distribusi BBM terus dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan tersebut. Penyaluran BBM berjalan lancar dan stok di seluruh SPBU di wilayah Palangka Raya dalam kondisi aman.

Baca juga: Kasus Pelecehan Santriwati di Ponpes Pati Mulai Terpantau Sejak 2024

Untuk menjaga pemerataan stok di seluruh wilayah Palangka Raya dan sekitarnya, Pertamina mengatur jadwal pengiriman secara berkala dari Fuel Terminal Pulang Pisau. Hal ini bertujuan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Edi Mangun menjelaskan bahwa peningkatan kepadatan kendaraan dan lonjakan permintaan BBM dalam waktu singkat memerlukan manajemen stok yang lebih intensif. Proses distribusi dari Fuel Terminal ke SPBU, termasuk tahapan bongkar muat, juga memerlukan waktu, terutama saat ada permintaan tambahan pasokan.

Jika ada SPBU yang mengalami lonjakan konsumsi, Pertamina akan segera melakukan pengiriman tambahan sesuai dengan kebutuhan masing-masing SPBU. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Pertamina terus memantau distribusi secara intensif. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian setempat. Koordinasi ini bertujuan untuk membantu pengaturan antrean di lapangan agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebih atau panic buying. Pengisian BBM disarankan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari dan ketentuan yang berlaku agar distribusi dapat berjalan lebih lancar dan merata.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk mengelola konsumsi BBM secara bijak di tengah dinamika energi global. Dengan pengelolaan konsumsi yang baik, penggunaan BBM tidak akan berlebihan, sehingga distribusi dapat berjalan lancar bagi seluruh masyarakat.

Sales Area Manager Retail Kalteng, Donny, menambahkan bahwa stok Pertalite dan Pertamax tersedia baik di SPBU maupun di Supply Point Depot Pulang Pisau. Rata-rata ketahanan stok Pertalite adalah 6,5 hari dan Pertamax adalah 5,5 hari.

“Untuk rata-rata ketahanan hari, yakni Pertalite 6,5 hari dan Pertamax 5,5 hari. Kami sampaikan stok ini juga bersifat dinamis dan berkesinambungan jadi supply (pasokan) tidak putus,” jelas Donny.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap beraktivitas secara normal dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan sehari-hari. Komitmen Pertamina adalah menjaga kelancaran distribusi energi di Kalimantan Tengah melalui sinergi dengan pemerintah daerah.

Masyarakat yang membutuhkan informasi atau menemukan kendala pelayanan dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.