Nadiem Ditempatkan di Bawah Pengawasan Ketat Sejak Tadi Malam

oleh -5 Dilihat
Nadiem Ditempatkan di Bawah Pengawasan Ketat Sejak Tadi Malam

KabarDermayu.com – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, telah resmi menjalani tahanan rumah sejak Senin malam, 11 Mei 2026.

Keputusan ini sesuai dengan penetapan yang dikeluarkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung), Anang Supriata, mengonfirmasi bahwa tim Jaksa Penuntut Umum telah menindaklanjuti putusan hakim tersebut.

Status penahanan Nadiem dialihkan dari rumah tahanan negara menjadi tahanan rumah.

Baca juga: UMKM Pertamina Raih Peluang Bisnis Rp10,6 Miliar, Dukung Rantai Pasok Nasional

“Iya baik, tadi malam tim penuntut umum sudah melakukan melaksanakan penetapan majelis hakim di mana terhadap saudara NM dialihkan menjadi tahanan rumah dan tadi malam sudah dilaksanakan oleh kami,” ujar Anang Supriata pada Selasa, 12 Mei 2026.

Meskipun kini berada di kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kejagung menegaskan bahwa pengawasan terhadap Nadiem akan tetap dilakukan secara ketat.

Salah satu metode pengawasan yang akan diterapkan adalah penggunaan alat detektor.

Kejagung juga berencana untuk bekerja sama dengan aparat keamanan guna membantu proses pengawasan Nadiem selama menjalani masa tahanan rumah.

“Iya kita bekerja sama dengan aparat keamanan juga,” tambah Anang.

Sebelumnya, Majelis Hakim telah mengabulkan permohonan pengalihan status tahanan Nadiem menjelang sidang tuntutan.

Perubahan status ini berlaku terhitung sejak Selasa, 12 Mei 2026, dari sebelumnya menjalani penahanan di rutan menjadi tahanan rumah.

Terdapat beberapa syarat yang harus dipatuhi oleh Nadiem selama menjalani tahanan rumah.

Apabila terjadi pelanggaran terhadap syarat-syarat tersebut, status tahanannya dapat dikembalikan ke rumah tahanan negara.

Hakim Ketua menjelaskan bahwa pengalihan status tahanan Nadiem ini murni didasarkan pada pertimbangan kondisi kesehatannya, tanpa adanya faktor lain.