KabarDermayu.com – Alexander Volkanovski, mantan rival Islam Makhachev, telah membagikan pandangannya mengenai potensi pertarungan antara Alex Pereira dan Ciryl Gane yang dijadwalkan di UFC White House.
Volkanovski, yang pernah dua kali berhadapan dengan Makhachev dalam perebutan gelar kelas ringan UFC, kini mengalihkan perhatiannya pada duel prestisius antara Pereira dan Gane.
Alex Pereira, dengan rekor 13-3 MMA (10-2 UFC), dijadwalkan untuk menantang Ciryl Gane (13-2 MMA, 10-2 UFC) dalam perebutan gelar juara interim kelas berat. Pertarungan ini akan digelar pada 14 Juni mendatang di White House.
Menjelang pertarungan tersebut, Volkanovski menganalisis kekuatan masing-masing petarung dan memprediksi skenario yang mungkin terjadi.
“Ini pertarungan yang sulit. Jauh lebih sulit dari yang dibayangkan banyak orang,” ungkap Volkanovski melalui kanal YouTube pribadinya.
Ia menambahkan bahwa pertarungan ini mempertemukan dua petarung stand-up, yang secara logika mungkin menguntungkan Pereira. Namun, Volkanovski mengingatkan bahwa Gane juga merupakan petarung stand-up yang sangat mumpuni.
“Saya bisa membayangkan Gane menggunakan jab dan tendangannya untuk mengontrol jarak. Dia bisa mendaratkan pukulan dari luar, membingkai serangannya dengan baik, dan keluar dari situasi berbahaya tanpa terkena pukulan keras,” jelas Volkanovski.
Menurut pandangannya, pengalaman panjang Ciryl Gane di dunia kickboxing memberikannya kemampuan bertahan yang solid. Volkanovski bahkan menilai Gane memiliki peluang untuk menang angka jika mampu menjaga jarak dan menghindari serangan telak Pereira.
“Sebagai petarung kelas berat, Gane bisa bermain defensif melawan Pereira. Pengalaman kickboxing seumur hidupnya akan membantunya. Tendangan ke betis akan bisa ia atasi, dia akan tangguh. Saya rasa Gane bisa menang angka, dengan minim terkena pukulan. Tapi, saya juga bisa membayangkan Pereira akan lebih agresif, menyerang lebih dulu, dan memaksakan diri untuk mendaratkan pukulan keras demi kemenangan KO,” papar Volkanovski.
Alex Pereira berpotensi mencetak sejarah jika berhasil mengalahkan Gane. Ia akan menjadi juara UFC di tiga divisi berbeda, sebuah pencapaian luar biasa.
Meskipun mengakui prediksinya sulit ditentukan, Alexander Volkanovski akhirnya menjatuhkan pilihannya pada Pereira untuk meraih kemenangan melalui KO.
“Saya sebenarnya ragu-ragu soal ini,” aku Volkanovski.
“Namun, saya akan memilih Pereira. Saya merasa sesuatu yang besar akan terjadi, dan sesuatu yang besar itu adalah Pereira, sang juara tiga kali, mengalahkan Gane lewat KO.”





