Dividen Telkom 2026 Lampaui 2025, Komisi VI DPR Apresiasi

oleh -4 Dilihat
Dividen Telkom 2026 Lampaui 2025, Komisi VI DPR Apresiasi

KabarDermayu.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatat pencapaian dividen yang mengesankan pada tahun 2026, melebihi kinerja tahun sebelumnya. Dividen yang dibagikan mencapai 22 persen, terdiri dari 11,46 persen untuk pemerintah dan 10,54 persen untuk para pemegang saham.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, dalam forum rapat kerja bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Rapat tersebut secara khusus membahas evaluasi kinerja perseroan dan merinci rencana kerja strategis untuk tahun 2026.

Capaian dividen pada tahun 2026 ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2025. Pada tahun sebelumnya, PT Telkom membagikan dividen sebesar 21,05 persen, yang terbagi menjadi 10,96 persen untuk pemerintah dan 10,08 persen untuk pemegang saham.

Kinerja positif PT Telkom ini mendapatkan apresiasi langsung dari Anggota Komisi VI DPR RI yang berasal dari fraksi Golkar, Firnando H. Ganinduto. Ia menekankan bahwa peningkatan dividen ini tidak hanya menguntungkan perusahaan tetapi juga bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat luas.

“Ibu (Dirut Telkom, Dian Siswarini) telah memaparkan presentasi bahwa dividen PT Telkom ini adalah yang tertinggi. Hal ini patut kami apresiasi karena dividen pada dasarnya bertujuan untuk kesejahteraan rakyat juga,” ujar Firnando di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu, 24 Juni 2026.

Meskipun demikian, legislator Golkar ini memberikan catatan penting. Ia mengingatkan PT Telkom untuk terus melakukan transformasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman yang serba cepat. Yang terpenting menurutnya, PT Telkom harus mampu mengikuti perkembangan pesat di dunia ekonomi kreatif.

“Kedua, saat ini dunia ekonomi kreatif sedang digalakkan oleh pemerintah. Otomatis, talenta digital juga harus mengikuti perkembangan tersebut. PT Telkom jangan sampai tertinggal dari laju ekonomi kreatif,” tegas Firnando.

Firnando mengungkapkan kekhawatirannya jika industri telekomunikasi milik negara justru tidak mampu mengimbangi pesatnya perkembangan industri digital. Baginya, transformasi yang dilakukan PT Telkom, khususnya melalui berbagai programnya, menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah terhadap perkembangan ekonomi kreatif.

“Talenta digital harus hadir di PT Telkom. Jangan sampai dunia teknologi yang terus bergerak maju ini tertinggal oleh kehadiran ekonomi kreatif yang saat ini tengah dikejar oleh pemerintah,” pungkas Firnando.

Selain itu, Firnando juga menyampaikan ucapan selamat kepada Dian Siswarini atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh pemerintah untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Telkom. Penunjukan kembali ini, menurutnya, menjadi bukti konkret kemampuan Dian dalam membawa PT Telkom menuju arah yang lebih baik.

“Kami ingin mengucapkan selamat kemudian atas penunjukkan kembali sebagai Dirut Telkom. Saya ingat sekali Ibu pada saat waktu itu pertama kali jadi Dirut PT Telkom pindah dari swasta, di ruangan ini saya bilang sama Ibu agar hati-hati PT Telkom ini beda sama swasta, ini birokrasinya luar biasa,” kata Firnando.

“Tapi hari ini Ibu terpilih kembali, dan itu sudah membuktikan bahwa Ibu Dian berprestasi dan diinginkan oleh pemerintah untuk mewakili PT Telkom,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 2025 berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 146,7 triliun. Laba usahanya mencapai Rp 72,2 triliun dengan margin EBITDA sebesar 49,2 persen sepanjang tahun tersebut. Komisi VI DPR RI pun meminta jajaran direksi untuk senantiasa kompak dalam menjalankan tugasnya.