EST School Buka Cabang di Indramayu, Tingkatkan Akses Pendidikan Internasional

oleh -1 Dilihat
EST School Buka Cabang di Indramayu, Tingkatkan Akses Pendidikan Internasional

KabarDermayu.com – Pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas menjadi salah satu kunci utama dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Komitmen ini diwujudkan melalui kehadiran EST School, sebuah institusi pendidikan yang mengusung standar internasional, melalui kolaborasi strategis dengan Redea Institute di Kabupaten Indramayu.

Kehadiran EST School diharapkan tidak hanya menawarkan pilihan baru bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan berkualitas, tetapi juga berkontribusi dalam upaya percepatan peningkatan kualitas SDM dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Indramayu. Hal ini sejalan dengan upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Acara peresmian sekaligus pengenalan EST School kepada publik dilaksanakan melalui Gala Dinner di Swiss-Belinn Indramayu pada Jumat, 10 Juli 2026. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk perwakilan Pemerintah Kabupaten Indramayu, tokoh pendidikan, pelaku dunia usaha, serta para orang tua calon peserta didik.

EST School mengusung konsep unik yang terintegrasi: Eco, Socio, dan Tech. Konsep ini menggabungkan pembelajaran yang berfokus pada kepedulian terhadap lingkungan, penguatan karakter sosial siswa, serta pemanfaatan teknologi modern dalam setiap proses belajar mengajar.

Dengan mengadopsi pendekatan *active learning* dan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan global, sekolah ini memiliki target untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya kritis dan kreatif, tetapi juga inovatif, berkarakter kuat, dan memiliki daya saing di kancah internasional.

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadeli, menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan suatu daerah. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia yang unggul hanya dapat dicapai melalui pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Beliau mengungkapkan kecintaannya yang mendalam terhadap dunia pendidikan. Bahkan, dalam perjalanan kariernya sebagai aparatur sipil negara, pernah terlintas keinginan untuk mengundurkan diri demi mengabdikan diri sepenuhnya di sektor pendidikan. Baginya, pendidikan adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidupnya, mengingat ia lahir dan dibesarkan dalam lingkungan pendidikan.

“Saya lahir dari dunia pendidikan dan dibesarkan oleh pendidikan. Bahkan pernah terlintas keinginan untuk mengundurkan diri sebagai PNS agar bisa lebih fokus membangun dunia pendidikan. Saya meyakini bahwa pendidikan adalah investasi terbaik bagi sebuah bangsa. Ketika kita membangun pendidikan, sesungguhnya kita sedang membangun masa depan daerah, masa depan Indonesia, dan masa depan generasi yang akan datang,” ujar Ahmad Syadeli dalam keterangannya pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Menurut Ahmad Syadeli, kehadiran EST School menjadi angin segar yang sangat dinantikan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu. Ia berharap semakin banyak lembaga pendidikan yang mampu menghadirkan inovasi pembelajaran, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi global tanpa harus meninggalkan daerah asal mereka.

Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan Wira Yodan Cendekia, Anggawira, menyatakan bahwa investasi terbesar suatu bangsa tidak hanya terletak pada pembangunan infrastruktur, melainkan pada pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan.

“Negara-negara maju tidak dibangun semata karena kekayaan alamnya, tetapi karena kualitas manusianya. Pendidikan adalah fondasi utama untuk melahirkan generasi yang memiliki karakter, kompetensi, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, dan daya saing global. Kehadiran EST School merupakan ikhtiar menghadirkan pendidikan berstandar internasional di daerah agar kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas tidak hanya dimiliki masyarakat di kota-kota besar,” jelasnya.

Anggawira menambahkan bahwa kolaborasi antara yayasan, dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta merupakan langkah strategis yang krusial dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan masa depan. Selain itu, kolaborasi ini juga mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Urgensi peningkatan kualitas pendidikan juga tercermin dari indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), IPM Indonesia pada tahun 2025 tercatat sebesar 75,90. Angka yang sama, 75,90, juga dicapai oleh Provinsi Jawa Barat, yang menunjukkan tren peningkatan kualitas pembangunan manusia dari tahun ke tahun.

Peningkatan ini sebagian besar didorong oleh membaiknya indikator pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat secara keseluruhan.

Di tingkat daerah, Kabupaten Indramayu juga terus menunjukkan perkembangan positif dalam pembangunan manusianya. Namun, peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi salah satu tantangan strategis yang memerlukan penguatan berkelanjutan.