FIFA Adakan Rapat Penting Bahas Ancaman Iran di Kualifikasi Piala Dunia 2026

oleh -6 Dilihat
FIFA Adakan Rapat Penting Bahas Ancaman Iran di Kualifikasi Piala Dunia 2026

KabarDermayu.com – Perseteruan politik antara Iran dengan Amerika Serikat kini mulai merambah ke dunia sepak bola. Menjelang Piala Dunia 2026, FIFA dikabarkan turun tangan untuk memastikan Timnas Iran dapat berpartisipasi tanpa hambatan berarti.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, dijadwalkan bertemu dengan pejabat Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) di Istanbul, Turki. Pertemuan ini diharapkan dapat memberikan jaminan partisipasi Iran di turnamen tersebut.

Menurut laporan Reuters, FIFA berupaya meredakan kekhawatiran Iran akibat memanasnya situasi geopolitik. Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dalam beberapa bulan terakhir menjadi latar belakang kekhawatiran tersebut.

Iran dijadwalkan memainkan seluruh laga fase grup Piala Dunia di Amerika Serikat. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengingat hubungan diplomatik kedua negara yang sedang memanas.

Kekhawatiran semakin menguat setelah Presiden FFIRI, Mehdi Taj, dilaporkan sempat ditolak masuk ke Kanada untuk menghadiri Kongres FIFA. Penolakan ini diduga terkait dugaan hubungan Taj dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Amerika Serikat dan Kanada sendiri telah memasukkan IRGC ke dalam daftar organisasi teroris. Kebijakan ini berpotensi mempersulit masuknya individu yang dianggap memiliki keterkaitan dengan kelompok tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi, menegaskan bahwa FIFA memiliki tanggung jawab penuh untuk menjamin akses masuk tanpa diskriminasi bagi seluruh peserta Piala Dunia.

Ia menekankan bahwa Timnas Iran lolos ke Piala Dunia melalui jalur resmi sesuai regulasi FIFA. Oleh karena itu, tidak boleh ada hambatan bagi pemain, staf pelatih, maupun delegasi resmi negara tersebut.

Menurut Gharibabadi, jika tuan rumah tidak mampu menjamin kesetaraan bagi seluruh tim peserta, kredibilitas Piala Dunia bisa terancam.

Di sisi lain, FIFA dilaporkan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait. Tujuannya adalah memastikan semua peserta dapat bertanding dalam kondisi aman dan nyaman selama turnamen berlangsung.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat menyatakan tidak keberatan jika Iran tampil di Piala Dunia, meskipun hubungan kedua negara sedang memanas.

Iran sendiri sempat mengajukan permintaan agar pertandingan mereka dipindahkan ke Meksiko. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi masalah di Amerika Serikat.

Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino dikabarkan tetap bersikeras agar seluruh pertandingan digelar sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan sejak awal.

Timnas Iran dijadwalkan meninggalkan Teheran menuju Turki pada Senin mendatang untuk menjalani pemusatan latihan. Setelah itu, mereka akan bertolak ke Amerika Serikat.

Baca juga: Satu Anggota TNI Meninggal Akibat Ditembak Rekan di Kafe Palembang

Skuad Iran akan bermarkas di Kino Sports Complex, Tucson, Arizona. Iran dijadwalkan membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi tim nasional Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni.