Harga Emas Hari Ini 8 Juni 2026: Antam Naik, Tembus Rp2,74 Juta/Gram

oleh -3 Dilihat
Harga Emas Hari Ini 8 Juni 2026: Antam Naik, Tembus Rp2,74 Juta/Gram

KabarDermayu.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan Senin pagi, 8 Juni 2026. Data resmi dari Logam Mulia pada pukul 08.37 WIB menunjukkan bahwa harga emas Antam naik Rp5.000 per gram dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Kenaikan ini membawa harga emas Antam mencapai Rp2.743.000 per gram, naik dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp2.738.000 per gram. Bersamaan dengan kenaikan harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali oleh Antam juga ikut mengalami peningkatan.

Pada hari ini, harga buyback emas Antam tercatat berada di level Rp2.540.000 per gram. Kenaikan harga ini menegaskan kembali tren positif logam mulia sebagai instrumen investasi pilihan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan pasar keuangan.

Pergerakan harga emas Antam umumnya mengikuti perkembangan harga emas dunia. Faktor-faktor yang memengaruhi termasuk kondisi ekonomi global, tingkat inflasi, suku bunga, serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.

Ketika ketidakpastian ekonomi meningkat, investor cenderung beralih ke instrumen investasi yang dianggap lebih aman, seperti emas. Situasi ini biasanya mendorong kenaikan harga logam mulia di pasar internasional, yang kemudian tercermin pada harga emas domestik, termasuk emas Antam.

Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga berperan dalam memengaruhi harga emas di dalam negeri. Jika nilai tukar rupiah tertekan, harga emas berpotensi bergerak lebih tinggi karena transaksi emas dunia menggunakan dolar AS.

Penting untuk dicatat bahwa harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan pembaruan harga dari Logam Mulia.

Tidak hanya harga jual, nilai buyback atau harga yang diterima pemilik emas saat menjual kembali emas batangan ke Antam juga mengalami penguatan. Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat sebesar Rp2.540.000 per gram.

Harga buyback merupakan salah satu indikator penting bagi investor, karena mencerminkan nilai jual emas yang dimiliki apabila ingin dicairkan. Namun, masyarakat perlu memperhatikan bahwa transaksi buyback emas tetap tunduk pada ketentuan perpajakan yang berlaku.

Berikut adalah daftar lengkap harga emas batangan Antam terbaru per Senin, 8 Juni 2026:

  • Emas 0,5 gram: Rp1.421.500
  • Emas 1 gram: Rp2.743.000
  • Emas 2 gram: Rp5.426.000
  • Emas 3 gram: Rp8.114.000
  • Emas 5 gram: Rp13.490.000
  • Emas 10 gram: Rp26.925.000
  • Emas 25 gram: Rp67.187.000
  • Emas 50 gram: Rp134.295.000
  • Emas 100 gram: Rp268.512.000
  • Emas 250 gram: Rp671.015.000
  • Emas 500 gram: Rp1.341.820.000
  • Emas 1.000 gram (1 kilogram): Rp2.683.600.000

Investor yang melakukan transaksi emas Antam perlu memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

Untuk transaksi pembelian emas batangan, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dengan tarif:

  • 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • 0,9 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.

Setiap transaksi pembelian emas batangan akan disertai dengan bukti pemotongan PPh 22.

Sementara itu, untuk transaksi penjualan kembali atau buyback emas ke PT Antam Tbk dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 dengan tarif:

  • 1,5 persen bagi pemegang NPWP.
  • 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.

Pajak tersebut akan dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima oleh pemilik emas.

Kenaikan harga emas Antam pada awal pekan ini menunjukkan bahwa minat terhadap aset logam mulia masih cukup kuat. Di tengah pergerakan pasar keuangan yang dinamis, emas tetap menjadi instrumen investasi yang kerap dipilih untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Dengan harga yang kini mencapai Rp2.743.000 per gram dan nilai buyback sebesar Rp2.540.000 per gram, investor akan terus mencermati pergerakan pasar untuk mengamati potensi kenaikan maupun koreksi harga emas dalam beberapa waktu ke depan.