KabarDermayu.com – KH Adib Rofiuddin Izza, pengasuh dan sesepuh Pondok Pesantren Buntet Cirebon, telah berpulang pada hari Senin. Beliau wafat setelah menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya.
Aris Ni’matullah, yang juga merupakan adik kandung almarhum, menyampaikan bahwa KH Adib Rofiuddin Izza telah mengalami gangguan kesehatan sejak sebelum bulan Ramadhan. Beliau sempat menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit.
Meskipun kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih, almarhum memiliki keinginan kuat untuk kembali ke pesantren. Beliau ingin dapat menjalani bulan Ramadhan bersama para santri dan merasakan kembali suasana kegiatan keagamaan di lingkungan pesantren.
Aris menambahkan bahwa kondisi KH Adib sempat membaik setelah bulan Ramadhan. Beliau bahkan masih dapat menjalani aktivitasnya, meskipun tetap dalam pengawasan tenaga medis.
Namun, kondisi almarhum kembali menurun. Hal ini mengharuskan beliau mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit, bahkan hingga dirujuk ke Jakarta untuk perawatan yang lebih intensif.
Di Jakarta, KH Adib Rofiuddin Izza menerima perawatan intensif dari tim medis. Sayangnya, beliau akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada hari Senin.
Baca juga: AI Gantikan 7.000 Pekerja Bank: Era Baru Otomatisasi Bank Besar
Kepergian KH Adib Rofiuddin Izza merupakan kehilangan yang sangat besar bagi keluarga besar dan seluruh sivitas Pondok Pesantren Buntet. Beliau selama ini dikenal sebagai tokoh sentral yang memiliki peran penting dalam bidang pendidikan dan dakwah di Cirebon.
Selama hidupnya, KH Adib Rofiuddin Izza dikenal memiliki komitmen yang kuat dalam mengembangkan pendidikan pesantren. Beliau juga sangat berdedikasi dalam membina para santri.
Selain itu, almarhum juga menunjukkan perhatian yang besar terhadap masyarakat luas. Beliau aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat bagi banyak orang.
Jenazah KH Adib Rofiuddin Izza tiba di Buntet Pesantren yang berlokasi di Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, pada pukul 13.47 WIB. Kedatangan jenazah disambut haru setelah diberangkatkan dari Jakarta.
Sebelum dimakamkan, jenazah dishalatkan di Masjid Agung Buntet Pesantren. Shalat jenazah ini dihadiri oleh keluarga besar, para santri, tokoh ulama, dan masyarakat luas yang ingin memberikan penghormatan terakhir.
Selanjutnya, almarhum dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Pesantren Buntet. Pemakaman ini dilaksanakan sesuai dengan permintaan keluarga dan wasiat yang pernah disampaikan oleh KH Adib Rofiuddin Izza semasa hidupnya.





