Klarifikasi Lagu Ciptaan Bupati Purwakarta Diminta Kemendagri

oleh -1 Dilihat
Klarifikasi Lagu Ciptaan Bupati Purwakarta Diminta Kemendagri

KabarDermayu.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan perhatian serius terhadap lagu berbahasa Sunda berjudul “Lalaki Langit” yang diciptakan oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein. Lagu ini belakangan menjadi topik perbincangan hangat dan menimbulkan kontroversi di masyarakat.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benny Irwan, menyatakan bahwa pihaknya telah memantau perkembangan polemik lagu tersebut melalui pemberitaan media massa.

Benny Irwan menambahkan bahwa Kemendagri telah melakukan pembahasan internal terkait isu ini. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat serius menanggapi dinamika yang muncul dari karya seni yang diciptakan oleh kepala daerah.

Sebagai langkah lanjutan, Kemendagri berencana untuk memanggil Bupati Purwakarta. Pemanggilan ini bertujuan untuk mendapatkan klarifikasi langsung mengenai isi lagu yang telah menimbulkan berbagai tanggapan dari publik.

Menurut Benny, keterangan yang diperoleh dari Bupati Purwakarta akan menjadi dasar bagi Kemendagri dalam menentukan langkah pembinaan selanjutnya. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya Kemendagri untuk memastikan bahwa setiap tindakan pejabat publik sejalan dengan etika dan norma yang berlaku.

Benny Irwan memperkirakan proses pemanggilan Bupati Purwakarta akan segera dilaksanakan, kemungkinan dalam satu atau dua hari ke depan. Hal ini menunjukkan urgensi Kemendagri dalam menyelesaikan persoalan ini.

Lagu “Lalaki Langit Lalanang Bejat” yang diciptakan oleh Saepul Bahri Binzein memang telah memicu kritik dari berbagai kalangan. Lirik lagu tersebut dinilai mengandung unsur yang dianggap merendahkan perempuan, sehingga menimbulkan kecaman dan bahkan somasi dari pihak-pihak tertentu.

Kontroversi yang timbul akhirnya menarik perhatian publik secara luas dan berujung pada respons dari Kementerian Dalam Negeri. Kemendagri merasa perlu untuk turun tangan dalam menangani polemik ini.

Di tengah memanasnya polemik, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein telah menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat. Permohonan maaf ini ditujukan secara khusus kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung akibat lirik lagu tersebut.

Saepul Bahri Binzein menjelaskan bahwa lagu beserta videonya dibuat pada tahun 2020, sebelum ia menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Ia mengaitkan pembuatan lagu tersebut dengan renungannya atas perilaku pribadinya di masa lalu.

Ia mengungkapkan bahwa ia merasa “nakal” pada saat itu dan bersyukur diciptakan sebagai laki-laki. Ia berandai-andai jika dirinya diciptakan sebagai perempuan, mungkin akan terjadi hal-hal yang ia pikirkan karena belum mampu menjaga diri.

Lebih lanjut, Saepul Bahri Binzein menegaskan bahwa ia tidak memiliki niat sedikit pun untuk merendahkan atau melecehkan perempuan melalui lagu ciptaannya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas polemik yang timbul, Om Zein dilaporkan telah menghapus lagu “Lalaki Langit Lalanang Bejat” dari seluruh platform media sosial pribadinya. Langkah ini diambil untuk meredakan ketegangan yang ada.

Sementara itu, Kemendagri kembali menegaskan bahwa mereka akan mendengarkan langsung keterangan dari Bupati Purwakarta. Keputusan mengenai langkah pembinaan lebih lanjut akan diambil setelah Kemendagri mendapatkan hasil klarifikasi yang memadai.