Patah Tulang dan Cedera Dalam Jadi Luka Umum Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

oleh -5 Dilihat
Patah Tulang dan Cedera Dalam Jadi Luka Umum Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

KabarDermayu.com – Sebanyak 17 korban kecelakaan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.

Wakil Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, dr. Sudirman, menjelaskan bahwa mayoritas korban mengalami keluhan nyeri pada organ tubuh dalam, serta patah tulang.

“Keluhan yang paling sering muncul adalah nyeri pada organ-organ tubuh, terutama yang mengalami patah tulang. Ada juga yang mengalami cedera pada wajah, perut, hingga tulang iga,” ujar dr. Sudirman di RSUD Kota Bekasi pada Kamis, 30 April 2026.

Beberapa korban bahkan telah menjalani prosedur operasi untuk penanganan cedera yang lebih serius.

Baca juga di sini: Mod Minecraft 2026 yang Populer, Hadirkan Dunia dan Fitur Baru

Operasi yang dilakukan bervariasi, mulai dari perbaikan tendon, hingga operasi besar pada bagian abdomen atau perut.

“Hari ini ada tiga pasien yang menjalani operasi. Ada yang tendon jari, dan dua lainnya saya belum detail mengingat datanya masih di ruangan,” imbuh dr. Sudirman.

“Memang ada operasi perut, atau yang kami sebut operasi bedah besar di abdomen,” tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, Ellya Niken Prastiwi, melaporkan bahwa pada Rabu, 29 April 2026, total ada 22 pasien yang masih dirawat.

Dari jumlah tersebut, tiga pasien dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) pasca menjalani operasi. Sayangnya, satu dari tiga pasien tersebut tidak berhasil diselamatkan.

“Per hari ini, total pasien yang dirawat di kami ada 22 orang, ditambah satu pasien baru yang datang di IGD. Tiga di antaranya berada di ICU, dan satu pasien meninggal dunia. Semua pasien di ICU kemarin sudah selesai menjalani operasi,” terang Ellya saat konferensi pers di RSUD Bekasi, Rabu 29 April 2026.

Ellya juga menambahkan bahwa sebelumnya, tiga pasien telah meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju atau setibanya di RSUD Kota Bekasi. Jenazah ketiganya telah diserahkan kepada keluarga masing-masing.

“Dari total 54 korban, tiga meninggal di RSUD kami kemarin, dan sudah diantar ke keluarga. Satu lagi meninggal hari ini,” jelasnya.

Dengan demikian, total korban meninggal dunia yang tercatat di RSUD Kota Bekasi kini berjumlah empat orang.