KabarDermayu.com – Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang mengarah ke Depok mengalami penutupan sementara. Penutupan ini dilakukan sebagai dampak dari perbaikan saluran bawah tanah yang sedang dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.
Perbaikan tersebut merupakan tindak lanjut dari insiden jalan amblas yang terjadi sebelumnya. Jalan tersebut dilaporkan amblas hingga memakan dua lajur kendaraan, dan kejadian ini telah berlangsung sejak Rabu, 27 Mei 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengumumkan bahwa penutupan jalan bersifat sementara. Penutupan dimulai pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 14.00 WIB, dan dijadwalkan akan berakhir pada Selasa, 2 Juni 2026, pukul 05.00 WIB.
Budi Awaluddin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh penutupan sementara ini. Ia menekankan bahwa penutupan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran proses perbaikan saluran bawah tanah yang menjadi tanggung jawab Dinas Sumber Daya Air.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menempatkan petugas di beberapa titik strategis. Petugas ini disiagakan di area Tapal Kuda dan putaran Universitas Pancasila untuk membantu pengaturan arus lalu lintas selama pekerjaan perbaikan berlangsung.
Dishub DKI juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan dari petugas yang berjaga di lapangan. Hal ini penting demi menjaga keselamatan bersama selama periode penutupan dan pengalihan arus lalu lintas.
Selain penempatan petugas, upaya sosialisasi juga dilakukan dengan memasang spanduk. Sebanyak lima spanduk dipasang di jalan arah Depok, dan dua spanduk lainnya ditempatkan di kawasan Lenteng Agung untuk menginformasikan kepada warga mengenai penutupan jalan yang sedang berlangsung.
Berikut adalah rincian pengalihan arus lalu lintas yang diterapkan akibat penutupan Jalan Lenteng Agung arah Depok:
- Arus lalu lintas dari arah Pasar Minggu yang menuju Depok akan dialihkan. Kendaraan akan diarahkan untuk melewati Jalan Raya Lenteng Agung, kemudian melakukan putar balik di perlintasan sebidang Kereta Api JPL 23 atau putaran Universitas Pancasila. Setelah itu, kendaraan akan melanjutkan perjalanan melalui Jalan Moch. Kahfi II, Jalan Tanah Baru, dan seterusnya.
- Sebagai alternatif lain, kendaraan dapat melakukan putar balik di putaran tapal kuda yang berlokasi di depan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Dari sana, kendaraan akan melintasi Jalan Raya Lenteng Agung, Jalan TB Simatupang, Jalan Kebagusan Raya atau Jalan Raya Cilandak KKO, sebelum akhirnya menuju Jalan Moh. Kahfi I dan seterusnya.
- Pilihan rute lain yang tersedia adalah melalui Jalan TB Simatupang, kemudian menuju Jalan Raya Bogor, Jalan Akses UI, dan seterusnya.
Untuk kendaraan dengan tonase besar yang berasal dari arah Tanjung Barat menuju Depok, pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan melalui Jalan Tol Jagorawi atau Jalan Tol Desari.
Baca juga: Camat & Kuwu Haurgeulis Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di SMK Al-Irsyad
Alternatif lain bagi kendaraan bertonase besar adalah melalui Jalan TB Simatupang, dilanjutkan ke Jalan Raya Bogor, dan kemudian Jalan Akses UI, serta seterusnya.





