Kronologi Amblasnya Jalan di Lenteng Agung Terungkap

oleh -9 Dilihat
Kronologi Amblasnya Jalan di Lenteng Agung Terungkap

KabarDermayu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga telah merinci kronologi kejadian jalan amblas yang terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung pada hari Rabu, 27 Mei 2026.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menyatakan bahwa laporan awal mengenai jalan amblas diterima dari masyarakat dan salah seorang petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) pada Rabu malam, 27 Mei 2026.

“Laporan awal dari masyarakat dan salah satu petugas PPSU diterima oleh Tim Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga Kecamatan Jagakarsa pada Rabu malam, 27 Mei 2026 bahwa terdapat jalan amblas di Jl Raya Lenteng Agung Jakarta Selatan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat, 29 Mei 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Bina Marga dari Kecamatan Jagakarsa segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemantauan. Tindakan penanganan sementara juga langsung dilaksanakan demi menjaga keamanan para pengguna jalan.

Upaya penanganan cepat ini dilakukan bersamaan dengan koordinasi kepada Dinas Sumber Daya Air (SDA). Indikasi awal menunjukkan bahwa penyebab amblasnya jalan ini berkaitan dengan kerusakan pada konstruksi saluran air yang berada di bawah badan jalan.

Selanjutnya, pada Kamis pagi, 28 Mei 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, tim dari Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa telah menyelesaikan penanganan awal. Setelah itu, tim dari Dinas SDA melakukan pemeriksaan mendalam terhadap saluran air di lokasi kejadian.

Hasil pemeriksaan di lapangan mengindikasikan bahwa kondisi tanah di bawah badan jalan telah mengalami kekosongan atau “kopong”. Kondisi ini memerlukan penanganan lebih lanjut yang bersifat menyeluruh oleh pihak Dinas SDA.

Pemantauan lanjutan terhadap penanganan sementara di lokasi jalan amblas kembali dilakukan pada Kamis sore, 28 Mei 2026, oleh Tim Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa.

Dari pemantauan lanjutan tersebut, diketahui bahwa kondisi jalan kembali mengalami ambles dan retak. Menanggapi situasi ini, Tim Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa segera melakukan pengamanan area dengan memasang water barrier.

Pemasangan water barrier ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kecelakaan yang dapat menimpa para pengguna jalan.

“Kemudian, pada Kamis malam, 28 Mei 2026, ditemukan bahwa kondisi jalan mengalami amblas total dan melebar hingga memakan dua lajur jalan,” jelasnya.

Baca juga: Sistem Bundling MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

Berdasarkan koordinasi yang telah dilakukan dengan Dinas SDA, penanganan kerusakan pada konstruksi saluran air di bawah badan jalan akan menjadi tanggung jawab Dinas SDA sebagai langkah penanganan permanen. Saat ini, proses penanganan permanen tersebut sedang berlangsung.