Perkuat Ekosistem Industri Kendaraan Listrik Nasional di Jateng

oleh -7 Dilihat
Perkuat Ekosistem Industri Kendaraan Listrik Nasional di Jateng

KabarDermayu.com – Jawa Tengah dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik nasional, menjadikannya sasaran menarik bagi investor. Salah satu pemain kunci yang melirik provinsi ini adalah PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, sebuah perusahaan yang dikenal sebagai pionir dalam pengembangan industri kendaraan listrik.

Komisaris Utama VKTR, Anindya N. Bakrie, menegaskan bahwa Jawa Tengah bukan sekadar lokasi investasi bagi perusahaan. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai fondasi strategis untuk membangun lokalisasi industri kendaraan listrik nasional yang terintegrasi.

Anindya menilai Jawa Tengah memiliki kesiapan yang matang, terutama dalam hal ‘supply chain’ industri karoseri. Dukungan kuat dari pemerintah daerah semakin memperkuat keyakinannya terhadap potensi pengembangan ekosistem kendaraan listrik komersial yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan dalam negeri.

Baca juga: Terdakwa Korupsi Chromebook Ibrahim Arief Jalani Sidang Vonis Hari Ini

“Dengan kesiapan ‘supply chain’, khususnya industri karoseri, serta dukungan pemerintah daerah yang kuat, kami melihat potensi besar untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik komersial yang terintegrasi dan berkelanjutan dari Indonesia untuk Indonesia,” ujar Anindya dalam sebuah sesi talkshow yang berfokus pada ‘Success Story dalam Melakukan Investasi dan Mengembangkan Usaha di Jawa Tengah’. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026, sebagaimana dikutip pada Selasa, 12 Mei 2026.

Saat ini, VKTR telah mendirikan fasilitas perakitan di Magelang, Jawa Tengah. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi awal hingga 3.000 unit bus dan truk listrik per tahun, dengan rencana ekspansi ambisius untuk mencapai 10.000 unit.

Keunggulan utama Jawa Tengah, khususnya wilayah Magelang dan sekitarnya, terletak pada kesiapan rantai pasok industri karoseri. Daerah ini telah lama dikenal sebagai salah satu pusat industri karoseri terkemuka di Indonesia, yang sangat krusial dalam produksi kendaraan komersial.

Untuk mengintegrasikan produksi kendaraan komersial listrik, VKTR menjalin kemitraan strategis dengan Karoseri Tri Sakti. Kemitraan ini penting mengingat dalam industri bus, sasis dan bodi atau karoseri merupakan satu kesatuan produk yang tidak dapat dipisahkan.

Produk bus listrik VKTR, baik tipe 12 meter maupun 8 meter, telah berhasil memperoleh sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen dari Kementerian Perindustrian. Sementara itu, produk truk listrik VKTR juga telah mencapai TKDN di atas 30 persen berdasarkan hasil ‘self-assessment’. Perusahaan menargetkan peningkatan TKDN hingga mencapai 60-80 persen pada tahun 2030 sebagai langkah nyata dalam memperkuat kemandirian industri nasional.

Lokasi strategis di Jawa Tengah juga memberikan keunggulan logistik yang signifikan bagi VKTR. Hal ini terutama penting untuk distribusi produk ke seluruh Pulau Jawa, yang merupakan pasar utama bagi sektor transportasi dan logistik nasional.

Selain partisipasinya dalam gelaran CJIBF, VKTR juga turut aktif dalam penandatanganan Berita Acara Kerja Sama Pembangunan Berwawasan Lingkungan dan Ketahanan Energi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kolaborasi ini mencakup penyusunan peta jalan (roadmap) yang komprehensif untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan industri hijau yang terintegrasi di Jawa Tengah.