KabarDermayu.com – PT Pertamina Patra Niaga secara tegas membantah informasi yang beredar luas di berbagai platform media sosial mengenai larangan penggunaan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak ada rencana atau arahan dari pemerintah maupun regulator terkait pembatasan tersebut.
Ia menegaskan, hingga saat ini, belum ada kebijakan resmi dari pemerintah mengenai pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek kendaraan atau kapasitas mesin. Hal ini berbeda dengan narasi yang menyebar di media sosial.
Oleh karena itu, Roberth mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjalankan mandat distribusi energi dan senantiasa mengikuti setiap kebijakan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.
“Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” ujar Roberth.
Saat ini, distribusi dan penyaluran Pertalite kepada masyarakat masih berjalan secara normal. Program Subsidi Tepat yang dijalankan oleh Pertamina merupakan upaya untuk memastikan distribusi energi yang lebih tepat sasaran, dan tidak berkaitan dengan informasi viral mengenai larangan pembelian BBM jenis Pertalite untuk kendaraan tertentu.
Pertamina Patra Niaga kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah, regulator, atau Pertamina sendiri sebelum membagikannya kembali. Hal ini penting agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Baca juga: Polda Jambi Sita 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi, 126 Ribu Jiwa Terselamatkan
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan dari Pertamina Patra Niaga, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.





