KabarDermayu.com – Upaya pemerintah dalam menekan biaya kebutuhan pokok bagi masyarakat terus dilakukan, salah satunya melalui sektor inovasi riset. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) baru-baru ini mencuri perhatian publik dengan memamerkan produk alas kaki hasil pengembangan mandiri yang dibanderol dengan harga sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp75 ribuan.
Inovasi ini lahir sebagai bentuk respon cepat atas instruksi Presiden Prabowo Subianto. Kepala BRIN, Arif Satria, mengungkapkan bahwa Presiden secara khusus meminta lembaga riset negara tersebut untuk menciptakan solusi atas tingginya harga Sepatu yang menjadi beban bagi sebagian orang tua siswa.
Teknologi Bahan Karet untuk Efisiensi
Produk sepatu ini dikembangkan oleh tim peneliti BRIN di fasilitas riset Serpong. Pemilihan material menjadi kunci utama dalam menjaga efisiensi produksi. Seluruh bagian sepatu dibuat menggunakan bahan karet berkualitas yang dirancang sedemikian rupa agar tetap nyaman saat digunakan namun tetap memiliki durabilitas yang baik.
Arif Satria menjelaskan bahwa penggunaan material karet memungkinkan biaya produksi ditekan secara signifikan. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa harga jualnya mampu berada di bawah angka Rp80 ribu per pasang.
“Ini semuanya dari karet, harga murah, kurang dari Rp80 ribu. Ini adalah produk lokal yang menjadi jawaban atas tantangan untuk menyelesaikan masalah kebutuhan sepatu bagi masyarakat,” ujar Arif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Variasi Model dan Target Distribusi
Meski mengedepankan harga murah, pihak BRIN tetap memperhatikan aspek estetika dan fungsionalitas. Saat ini, harga sepatu tersebut memang bervariasi tergantung pada desain, motif, serta jenis bahan tambahan yang digunakan dalam proses produksi.
- Model dasar dibanderol dengan harga kisaran Rp75 ribuan.
- Terdapat pula model premium dengan detail tambahan yang dijual di atas Rp100 ribu.
Secara fungsional, sepatu ini diklaim memiliki bobot yang sangat ringan dan nyaman untuk aktivitas harian. Arif bahkan sempat mengundang awak media untuk mencoba langsung kenyamanan alas kaki inovasi anak bangsa tersebut.
Dukungan untuk Program Sekolah Rakyat
Lebih dari sekadar produk komersial, sepatu ini diproyeksikan menjadi pendukung utama bagi program Sekolah Rakyat. BRIN menyadari bahwa akses pendidikan yang layak harus dibarengi dengan pemenuhan atribut sekolah yang terjangkau bagi para siswa dari keluarga prasejahtera.
Untuk mewujudkan hal tersebut dalam skala yang lebih luas, BRIN tidak akan memproduksi sepatu ini sendirian. Langkah strategis yang akan diambil adalah menggandeng mitra industri nasional agar inovasi ini dapat diproduksi secara massal.
Sinergi Peneliti dan Pemerintah
Demonstrasi produk sepatu ini dilakukan bertepatan dengan agenda pertemuan antara 150 peneliti BRIN dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para ilmuwan untuk memaparkan berbagai hasil riset yang aplikatif.
Diharapkan, kolaborasi antara kebijakan pemerintah dan hasil riset BRIN dapat terus melahirkan solusi-solusi taktis bagi persoalan nasional. Dengan adanya dukungan mitra industri, sepatu murah buatan BRIN ini diharapkan segera dapat didistribusikan secara masif ke berbagai daerah di Indonesia, membantu meringankan beban orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah putra-putrinya.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa riset nasional tidak hanya berkutat pada teori, tetapi mampu menghasilkan produk nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas di tingkat akar rumput.





