Serangan Bom Bunuh Diri di Kereta Tentara Pakistan Tewaskan 24 Orang

oleh -7 Dilihat
Serangan Bom Bunuh Diri di Kereta Tentara Pakistan Tewaskan 24 Orang

KabarDermayu.com – Sebuah serangan bom bunuh diri mengguncang sebuah kereta api yang mengangkut personel tentara Pakistan beserta keluarga mereka di provinsi Balochistan, wilayah barat daya negara itu. Insiden yang terjadi pada Minggu, 24 Mei 2026, ini merupakan serangan besar terbaru yang diklaim oleh kelompok militan separatis.

Ledakan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 24 orang dan menyebabkan sekitar 70 lainnya mengalami luka-luka. Informasi ini disampaikan oleh tiga pejabat pemerintah dan keamanan provinsi yang memilih untuk berbicara secara anonim karena tidak memiliki wewenang untuk merilis pernyataan kepada media.

Baca juga: Medela Potentia Gandeng Hisamitsu Ekspansi Bisnis Kamboja

Serangan ini menambah daftar panjang insiden kekerasan yang menargetkan kereta api, pasukan keamanan, dan infrastruktur di Balochistan. Provinsi yang kaya akan sumber daya mineral ini berbatasan langsung dengan Iran dan Afghanistan.

Pemerintah Pakistan sendiri telah melancarkan operasi kontra-pemberontakan di wilayah tersebut menyusul serangkaian insiden kekerasan paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Kelompok militan separatis Tentara Pembebasan Baloch (BLA) mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri ini melalui sebuah pernyataan yang dirilis kepada media. Namun, perlu dicatat bahwa klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak Reuters.

Menurut Kementerian Perkeretaapian Pakistan, kereta yang menjadi sasaran serangan itu sedang membawa penumpang dari area garnisun Quetta menuju tujuan mereka dengan kereta jarak jauh Jaffar Express. Ledakan terjadi di dekat jalur kereta api di ibu kota provinsi.

Akibat ledakan dahsyat tersebut, lokomotif dan tiga gerbong kereta dilaporkan tergelincir. Dua gerbong lainnya dilaporkan terbalik. Aparat keamanan segera menutup area kejadian dan operasi penyelamatan tengah berlangsung.

Seorang pejabat keamanan mengungkapkan bahwa sebuah kendaraan yang sarat dengan bahan peledak sengaja ditabrakkan ke salah satu gerbong kereta. Lokasi kejadian berada di kawasan pemukiman, dan beberapa korban tewas dilaporkan merupakan penghuni gedung apartemen yang berada di dekat area ledakan.