KabarDermayu.com – PT Bank J Trust Indonesia Tbk (J Trust Bank) secara aktif mengintegrasikan praktik perbankan berkelanjutan melalui inovasi produk tabungan. Program unggulan mereka, TORA Green Savings dan Blue Ocean Savings, dirancang untuk menerjemahkan konsep keberlanjutan menjadi aksi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan.
Melalui inisiatif ini, J Trust Bank tidak hanya menawarkan produk perbankan, tetapi juga mengajak nasabah untuk berkontribusi langsung pada pelestarian lingkungan. Aksi konkret yang dilakukan meliputi rehabilitasi ekosistem mangrove hingga upaya perlindungan terhadap kehidupan laut.
Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai, menjelaskan bahwa sebagian dari dana yang terkumpul dari produk tabungan hijau ini dialokasikan untuk mendukung berbagai proyek lingkungan di Indonesia sepanjang tahun 2025. Pendekatan ini menunjukkan komitmen bank untuk menjadikan setiap transaksi finansial nasabah memiliki makna ganda: memenuhi kebutuhan perbankan sekaligus berkontribusi pada kelestarian alam.
Fukadai merinci bahwa program TORA Green Savings berhasil menghimpun dana lebih dari Rp 59 juta. Dana ini kemudian disalurkan untuk mendukung proyek restorasi lingkungan yang sangat dibutuhkan di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini menegaskan bahwa keputusan finansial sehari-hari nasabah dapat menjadi bagian integral dari solusi terhadap tantangan lingkungan yang dihadapi.
Salah satu implementasi utama dari TORA Green Savings adalah kolaborasi dengan Carbon Ethics. Proyek ini berfokus pada penanaman mangrove di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, dengan alokasi dana program sekitar Rp 17,6 juta. Pemilihan mangrove sebagai fokus proyek didasari oleh peran vitalnya sebagai benteng alami.
Mangrove memiliki fungsi krusial dalam mengurangi abrasi, melindungi garis pantai dari ancaman gelombang ekstrem, serta menjadi habitat penting bagi berbagai spesies laut. Selain itu, ekosistem mangrove dikenal sebagai salah satu penyerap karbon alami paling efektif di dunia, menjadikannya garda terdepan dalam mitigasi perubahan iklim.
Program penanaman mangrove ini tidak hanya berhenti pada tahap penanaman. J Trust Bank dan Carbon Ethics berkomitmen untuk melakukan pemantauan proyek selama tiga tahun. Komitmen ini mencakup penyediaan laporan monitoring dan evaluasi secara berkala. Untuk memastikan transparansi, sebuah dashboard pemantauan daring juga disediakan.
Dashboard ini memungkinkan nasabah dan publik untuk melacak perkembangan program serta mengukur dampak jangka panjangnya secara transparan. Dengan pendekatan ini, setiap kontribusi nasabah tidak sekadar berhenti pada proses donasi, melainkan menjadi bagian dari perjalanan pemulihan lingkungan yang manfaatnya dapat dipantau secara langsung.
Baca juga: Sinergisitas dan Tata Kelola yang Baik untuk Percepatan Pembangunan Papua
Komitmen keberlanjutan J Trust Bank tidak terbatas pada area pesisir. Melalui program Blue Ocean Savings, gerakan hijau ini diperluas untuk mencakup konservasi laut dan perlindungan keanekaragaman hayati. Hingga akhir tahun 2025, program ini berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp 73,6 juta.
Dana tersebut berasal dari kontribusi langsung perusahaan serta partisipasi aktif nasabah melalui sekitar 310 rekening tabungan yang dibuka di berbagai cabang J Trust Bank. Keberhasilan ini menunjukkan antusiasme nasabah dalam mendukung inisiatif pelestarian lingkungan.
Untuk memperluas jangkauan dan dampak program konservasi laut, J Trust Bank menggandeng sejumlah organisasi lingkungan terkemuka. Kemitraan ini melibatkan Members of Nature, Sungai Watch, Divers Clean Action, Konservasi Indonesia, dan Pandawara. Kolaborasi multi-pihak ini diharapkan dapat memaksimalkan efektivitas program.
Salah satu program yang sedang dipersiapkan secara matang bersama Members of Nature adalah adopsi bayi penyu dan pelepasan tukik (anak penyu) ke laut. Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung pada tahun 2026, dengan opsi lokasi di Bali atau Kalimantan. Proposal anggaran untuk program ini mencapai sekitar Rp 35,9 juta.
Program adopsi bayi penyu ini juga akan dilengkapi dengan pelaporan anggaran yang terperinci, monitoring-evaluasi berkala, serta laporan dampak program yang komprehensif. Hal ini memastikan bahwa setiap dana yang dialokasikan dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kelangsungan hidup penyu.
Fukadai menegaskan kembali filosofi di balik program-program ini. “Melalui kedua program tersebut, konsep keberlanjutan tidak lagi diposisikan sebagai agenda tambahan di luar aktivitas bisnis, melainkan menjadi bagian dari ekosistem produk dan partisipasi nasabah,” ujarnya.
Dengan demikian, rekening tabungan yang dikelola sehari-hari oleh nasabah tidak hanya berfungsi sebagai instrumen finansial, tetapi juga menjadi sumber dukungan nyata bagi berbagai inisiatif lingkungan. Dukungan tersebut mencakup restorasi ekosistem mangrove, pengurangan emisi karbon, konservasi satwa laut, hingga penguatan tata kelola program yang berbasis pada pemantauan dan pengukuran dampak yang terukur.
Pendekatan inovatif J Trust Bank ini secara efektif menunjukkan bahwa keputusan finansial yang diambil oleh individu dalam kehidupan sehari-hari juga dapat memainkan peran penting sebagai bagian dari solusi terhadap tantangan lingkungan yang kompleks dan mendesak.





