KabarDermayu.com – Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua kini semakin menekankan keseimbangan antara kemajuan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.
Berbagai program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian pada keberlanjutan sumber daya alam serta pelibatan masyarakat adat.
Tokoh perempuan adat dari Papua Selatan, Yasinta Moiwend, yang akrab disapa Mama Sinta, menilai pendekatan ini sangat penting.
Hal ini untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan yang merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Papua.
Nama Mama Sinta kembali menjadi sorotan publik menyusul polemik terkait penggunaan wajah dan keterangannya dalam film dokumenter Pesta Babi tanpa adanya persetujuan darinya.
Namun, di balik polemik tersebut, Mama Sinta tetap dikenal sebagai sosok yang gigih menyuarakan pentingnya perlindungan lingkungan.
Ia juga menekankan peran krusial masyarakat adat dalam setiap proses pembangunan.
Menurut Mama Sinta, pembangunan dan pelestarian lingkungan tidak seharusnya dipertentangkan.
Keduanya dapat berjalan selaras apabila masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan pembangunan yang berlangsung di wilayah mereka.
“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, masyarakat perlu melihat setiap informasi secara objektif dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif,” tegas Mama Sinta dalam keterangan yang diterima pada Kamis, 4 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa partisipasi aktif dari masyarakat adat merupakan kunci utama dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan keterlibatan masyarakat, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
Hal ini sekaligus tetap menghormati nilai-nilai lokal dan keseimbangan alam yang ada.
“Ketika masyarakat adat dilibatkan, pembangunan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan tetap menjaga lingkungan untuk generasi mendatang,” ujar Mama Sinta.
Mama Sinta juga menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program pembangunan yang dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan baru.
Selain itu, program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan secara nyata.
Menurutnya, manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat adalah indikator penting keberhasilan sebuah pembangunan.
Di sisi lain, ia mengingatkan seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.
Terutama informasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan atau kesalahpahaman mengenai pembangunan yang sedang berlangsung di Papua.
“Papua membutuhkan suasana yang damai dan kondusif agar pembangunan dapat berjalan optimal. Karena itu, setiap informasi harus disikapi dengan cermat dan berdasarkan fakta,” pungkas Mama Sinta.
Pembangunan yang memperhatikan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan dinilai menjadi fondasi penting bagi terwujudnya Papua yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.





