Taufik Hidayat Diduga Sembunyi di Apartemen Tangerang Setelah Sekap Pacar di Bandung

oleh -1 Dilihat
Taufik Hidayat Diduga Sembunyi di Apartemen Tangerang Setelah Sekap Pacar di Bandung

KabarDermayu.com – Pihak kepolisian masih gencar melakukan perburuan terhadap Taufik Hidayat (30 tahun), yang diduga kuat sebagai pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29 tahun). Kasus yang menghebohkan publik ini semakin menarik perhatian setelah munculnya beberapa pengakuan dari perempuan lain yang mengaku pernah mengalami perlakuan serupa dari pria yang kini berstatus buronan tersebut.

Kasus ini mulai menjadi sorotan luas ketika YTR ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Ia diduga telah disekap selama kurang lebih tiga tahun di sebuah lokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kondisi korban sangat parah, dengan kerusakan permanen pada kedua matanya hingga menyebabkan kebutaan.

Selain kehilangan penglihatan, tubuh YTR juga dipenuhi luka-luka. Bagian kepalanya mengalami pembengkakan yang disertai pendarahan, dan terdapat bekas luka bacokan yang cukup dalam pada kedua kakinya. Kondisi ini sungguh mengejutkan keluarga korban, yang selama tiga tahun terakhir tidak mengetahui keberadaan YTR.

Penemuan kasus ini terjadi pada pertengahan Juni 2026, ketika korban berhasil dibawa ke rumah sakit. Seiring dengan berjalannya penyelidikan, berbagai kesaksian dari perempuan yang mengaku pernah berinteraksi dengan Taufik Hidayat mulai bermunculan di media sosial. Mereka menuding pelaku memiliki perilaku menyimpang yang berujung pada tindakan kekerasan terhadap perempuan.

Salah satu pengakuan yang cukup mengejutkan diunggah oleh akun X dengan nama @dhemit_is_back. Seorang perempuan menceritakan pengalamannya berkenalan dengan Taufik Hidayat melalui aplikasi kencan. Setelah beberapa kali berkomunikasi, Taufik mengajaknya bertemu di sebuah kos di kawasan Bandung.

Menurut pengakuan perempuan tersebut, ia dipaksa untuk melakukan tes kehamilan dan menerima intimidasi ketika menolaknya. “Kenalnya dari aplikasi datting apps (tantan) terus dia ngajak kenalan kebetulan lokasi saya sama dia gk jauh cuma jarak 25 menit. Abis itu saya diajak ketemuan saya juga gatau kalo bakalan di ajaknya ke kosannya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Taufik Hidayat ternyata mengajak bertemu di kosannya yang berlokasi di Jalan Cagak Maruyung, Kabupaten Bandung. “Terus saya disuruh pipis dan saya ditespek. Pas saya gamau saya dipaksa terus saya diteriakin kata-kata kasar terus saya dikunci dari luar,” ungkapnya.

“Nah pas saya nurutin kemauannya buat ditespek dan hasil tespeknya garis 1 dia marah-marah kak sambil teriak an* kenapa lu gak hamil. Sambil mecahin botol kawa kawa. Abis itu dia nunjukin foto dia sama ibunya yg udah meninggal itu ke saya. Untung aku bisa lolos kabur,” sambung perempuan tersebut, menceritakan bagaimana ia berhasil meloloskan diri dari situasi mengerikan itu.

Pengakuan lain yang tak kalah mengejutkan datang dari akun Instagram milik Sultansah Banaiman. Seorang perempuan mengklaim dirinya pernah menjadi korban pencurian, penganiayaan, bahkan pelecehan yang diduga dilakukan oleh orang yang sama. “Ka itu dia ada di tiktok namanya Yuda tapi aku diblok dulu aku diajak ketemuan terus aku dibawa ke tempat kos terus dia ambil barang berharga aku HP, uang sama identitas aku,” tulisnya.

Perempuan tersebut juga mengungkapkan bahwa ia dipukuli dan sempat dilecehkan. Beruntung, ia sempat berteriak sehingga ada penghuni lain yang menolongnya. “Ka tolong cari orang itu dia psikopat ka,” pesannya, penuh harap agar pelaku segera ditemukan.

Di tengah upaya pencarian pelaku, muncul informasi mengenai dugaan lokasi persembunyian Taufik Hidayat. Akun X SistersInDanger mengunggah kesaksian seorang netizen yang mengaku melihat pria tersebut di kawasan Serpong, Tangerang. Netizen tersebut menyebutkan sempat melihat seseorang yang sangat mirip dengan Taufik Hidayat berada di area sebuah apartemen pada Minggu, 21 Juni 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.

“Semalem aku ngeliat pelaku di daerah apartemen gwr sekitar pukul 8 malam sehabis aku nongkrong di indomaret gwr di daerah Tangerang. Aku gatau pelaku tinggal di sini atau engga tapi aku ngeliat dan bisa mastiin itu dia karna emang mukanya sama,” tulis netizen tersebut.

Ia melanjutkan, “Semalem pelaku lagi pake celana pendek coklat kaos hitam duduk di tangga deket pintu masuk sambil ngobrol sama orang tapi aku gatau orangnya.” Meskipun demikian, hingga saat ini, keberadaan pasti Taufik Hidayat belum berhasil dikonfirmasi dan statusnya masih sebagai buronan.

Kasus ini juga menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menyatakan bahwa dirinya mengikuti perkembangan perkara ini dengan serius dan memiliki optimisme tinggi bahwa pelaku akan segera tertangkap. “Saya memberikan perhatian serius terhadap kasus ini,” ujar Dedi Mulyadi.

“Saya yakin pak Kapolda akan bergerak cepat untuk menangkap pelakunya,” pungkasnya, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menangani kasus ini. Selain mendorong percepatan penanganan hukum, Dedi Mulyadi juga memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan korban akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah, bahkan ia memberikan bantuan pribadi kepada keluarga korban.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dedi Mulyadi setelah muncul informasi bahwa korban sempat terancam dipulangkan dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena terkendala biaya perawatan yang cukup besar. “Seluruh biayanya saya tanggung sampai selesai. Jadi enggak usah lagi nyari ke BPJS ke mana-mana. Saya tanggung. Jadi enggak usah sibuk lagi keluarganya. Keluarganya juga oleh saya tadi dibekelin,” kata Dedi Mulyadi usai menjenguk korban di RSHS Bandung pada Senin, 22 Juni 2026.