Timur Tengah Bukan Lagi Tameng Pangkalan AS

oleh -3 Dilihat
Timur Tengah Bukan Lagi Tameng Pangkalan AS

KabarDermayu.com – Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa negara-negara di Timur Tengah tidak lagi berperan sebagai tameng bagi pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Mojtaba Khamenei dalam sebuah pesan yang bertepatan dengan puncak ibadah haji. Pesan tersebut dilaporkan oleh kantor berita pemerintah Iran, IRNA, pada hari Selasa, 26 Mei 2026.

Menurutnya, Amerika Serikat tidak lagi memiliki zona aman di wilayah Timur Tengah. Hal ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam dinamika kekuatan regional.

Baca juga: Shin Tae-yong ke Persija? Sinyal JIS & Bocoran Pengamat Bikin Jakmania Heboh

Lebih lanjut, Mojtaba Khamenei juga mengajak seluruh negara Muslim dan negara-negara lain di kawasan untuk bersatu dan memperjuangkan kepentingan bersama. Tujuannya adalah untuk membentuk tatanan regional dan global yang baru.

“Saya dengan tulus mengundang seluruh negara dan pemerintahan Islam untuk menjalin persahabatan dan kerja sama demi kepentingan bersama,” ujar Mojtaba Khamenei, menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi.

Seruan ini dilontarkan di tengah upaya mediasi yang sedang dipimpin oleh Pakistan. Upaya tersebut bertujuan untuk mengakhiri perang antara AS dan Iran yang telah berlangsung sejak 28 Februari. Perang ini memicu serangkaian serangan balasan dari pihak Iran.

Sebuah gencatan senjata sempat diberlakukan mulai tanggal 8 April. Gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Presiden AS Donald Trump, menunjukkan adanya perkembangan dalam upaya penyelesaian konflik.