KabarDermayu.com – Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) diharapkan menjadi instrumen penting dalam menggerakkan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Harapan ini diutarakan oleh Asep Rahmat S, Kepala Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ia menilai program Kopdes Merah Putih sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat di desanya.
“Arah kebijakan Presiden melalui program Kopdes ini memang sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Asep, Jumat, 15 Mei 2026.
Menurutnya, program ini akan membawa modernisasi ekonomi desa yang lebih kokoh. Selain itu, akan tercipta stabilitas harga pangan yang terjangkau dan kemandirian desa di seluruh Indonesia.
Di Desa Payung, Kopdes Merah Putih berupaya memaksimalkan potensi lokal, khususnya di sektor pariwisata. Asep memastikan bahwa selain program yang telah ditetapkan oleh Presiden, pihaknya juga akan fokus pada pengembangan potensi wisata desa.
“Hal ini sangat logis mengingat desa kami memiliki banyak potensi wisata,” jelas Asep.
Selain pariwisata, Kopdes Merah Putih di Desa Payung juga memprioritaskan pengembangan usaha pertanian. Salah satu langkah konkretnya adalah pembangunan unit penampungan gabah padi untuk memutus monopoli para bandar.
Asep menambahkan, Kopdes juga akan menyediakan permodalan untuk berbagai komoditas pertanian seperti padi, bawang merah, jagung, durian, dan melinjo. Pembangunan unit penampungan gabah padi diharapkan dapat menstabilkan pasokan beras di desa tanpa adanya praktik monopoli.
Pihaknya bergerak cepat setelah Presiden mencanangkan program Kopdes Merah Putih pada tahun 2025. Langkah awal yang dilakukan adalah pembentukan pengurus dan penerimaan anggota koperasi.
“Setelah dicanangkan Presiden, saya sebagai Kepala Desa telah melakukan langkah-langkah kualitatif, salah satunya adalah membentuk pengurus, anggota, serta aturan-aturan yang seharusnya terbentuk dalam regulasi koperasi,” kata Asep.
Namun, pembangunan Kopdes Merah Putih di Desa Payung masih menghadapi kendala terkait lahan. Lahan yang rencananya akan digunakan merupakan fasilitas umum berupa sekolah yang sudah lama tidak terpakai.
“Oleh karena itu, kami sebagai Pemdes dan pengurus Koperasi sedang melakukan advokasi agar aset tersebut bisa digunakan untuk pembangunan bangunan Koperasi,” ujarnya.
Baca juga: Anak Muda sebagai Fondasi Masa Depan: Seruan Penting tentang Kepemimpinan yang Merangkul
Kopdes Merah Putih diyakini mampu memberikan harapan besar bagi masyarakat desa untuk mencapai kemandirian ekonomi.





