TNBTS Tinjau Ulang Keamanan Transportasi Pasca Insiden Maut Jeep Wisata Bromo

oleh -6 Dilihat
TNBTS Tinjau Ulang Keamanan Transportasi Pasca Insiden Maut Jeep Wisata Bromo

KabarDermayu.com – Menyusul insiden kecelakaan maut yang merenggut dua nyawa di jalur wisata Gunung Bromo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengambil langkah tegas. Pihaknya kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan transportasi wisata yang beroperasi di kawasan tersebut.

Pranata Humas BB TNBTS, Endrip Wahyutama, menyatakan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan bersama berbagai pihak terkait. Tujuannya adalah untuk meninjau kembali secara komprehensif seluruh aspek keselamatan armada transportasi wisata yang melayani pengunjung di Gunung Bromo.

Evaluasi ini, lanjut Endrip, akan mencakup beberapa poin krusial. Mulai dari pemeriksaan kelayakan operasional kendaraan wisata, memastikan komitmen para pelaku usaha jasa wisata dalam menerapkan standar keselamatan yang ketat, hingga kesiapsiagaan tim dalam menangani kondisi darurat.

Selain itu, mekanisme respons cepat dan proses evakuasi saat terjadi insiden di kawasan wisata juga menjadi bagian penting dari pembahasan. Hal ini penting demi meminimalisir risiko dan dampak buruk apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.

BB TNBTS juga menegaskan dukungan penuhnya terhadap proses penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian. Pengungkapan penyebab pasti kecelakaan menjadi prioritas agar langkah-langkah perbaikan yang diperlukan dapat segera diimplementasikan. Tujuannya jelas, yakni untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Baca juga: DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN Atasi Harga Telur Anjlok

Pihak TNBTS tidak lupa menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan akibat tragedi tersebut. Ucapan duka cita ini menjadi bentuk kepedulian dan empati dari pengelola kawasan terhadap musibah yang terjadi.

Kecelakaan nahas yang melibatkan jip wisata ini terjadi pada hari Jumat di jalur menuju Gunung Bromo. Lokasi tepatnya berada di tikungan Letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Dalam insiden tragis tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia. Korban tewas adalah sopir jip wisata berinisial MS dan seorang wisatawan berinisial YWA. Sementara itu, tiga penumpang lainnya yang berinisial ZH, FR, dan FNN mengalami luka-luka dan memerlukan penanganan medis.

Menurut keterangan dari Kepolisian Resor Pasuruan, kronologi kejadian bermula saat jip wisata dengan nomor polisi BG 1478 EF melaju dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, diduga kuat kendaraan tersebut kehilangan kendali. Akibatnya, jip menabrak tebing dan kemudian terguling.

Pihak kepolisian menduga bahwa kegagalan fungsi sistem pengereman menjadi pemicu utama kecelakaan yang merenggut dua nyawa tersebut. Namun demikian, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan secara mendalam untuk memastikan penyebab pasti dari insiden ini. Hal ini penting untuk menarik kesimpulan yang akurat dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat.